Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri menekankan pentingnya percepatan sejumlah proyek pembangunan agar serapan anggaran berjalan optimal.
Ia mengingatkan bahwa potensi terjadinya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dapat menjadi sorotan pemerintah pusat dan mencerminkan lemahnya manajemen pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan Alwi setelah meninjau progres pembangunan Gedung DPRD pada Jumat (5/12/2025). Ia menyebut beberapa proyek diketahui mengalami hambatan teknis, terutama yang bersinggungan dengan sistem di Kementerian Dalam Negeri.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa kendala tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda pekerjaan.
“OPD harus tetap gas. Minimal proyek kecil dan jangka pendek harus selesai sebelum 20 Desember supaya manfaatnya cepat dirasakan warga,” ujarnya.
Alwi yang juga legislator Partai Golkar dari Dapil Balikpapan Barat itu menilai Silpa merupakan problem yang harus dihindari. Menurutnya, pemerintah pusat kerap menyoroti daerah yang tidak mampu menghabiskan anggaran tepat waktu, karena dinilai tidak maksimal dalam menjalankan program pembangunan.
“Silpa jangan sampai kejadian. Pemerintah pusat selalu mengingatkan, anggaran jangan ‘ngendon’. Setiap rupiah harus kembali manfaatnya untuk masyarakat,” tegasnya.
Selain mendesak percepatan kinerja OPD, Alwi juga meminta masyarakat turut berperan dalam mengawasi jalannya pembangunan. Partisipasi publik disebutnya sebagai bagian penting dari mekanisme pengawasan agar pekerjaan tetap sesuai rencana.
“Masyarakat itu elemen penting pengawasan. Mereka bisa memberi masukan kalau ada kendala atau pekerjaan yang tidak sesuai,” tambahnya.
Dia juga mengingatkan bahwa semua proyek saat ini menjadi fokus pembangunan kota dan membutuhkan percepatan ekstra. Semua proyek di Balikpapan harus dikejar agar tidak terbentur batas waktu akhir tahun anggaran.
“Semua proyek yang ada di Balikpapan, harus dikejar. Jangan sampai kerja terhenti dan anggaran tidak sempat dipakai,” katanya.
Dalam waktu dekat, DPRD bersama OPD dijadwalkan menggelar rapat evaluasi guna meninjau progres pembangunan secara menyeluruh. Forum tersebut diharapkan dapat memberikan kejelasan, sekaligus memastikan semua catatan perbaikan segera ditindaklanjuti.
“Waktu makin tipis. Yang utama adalah memastikan anggaran tepat sasaran, efektif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” tutup Alwi. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)












