Lintasbalikpapan.com – Persiba Balikpapan sedang berada dalam periode sulit pada Championship 2026/2027. Kekalahan 0-2 dari Barito Putera pada Sabtu (10/10/2026) memperpanjang catatan buruk Beruang Madu sekaligus membuat kebutuhan akan sosok pelatih baru semakin terasa. Setelah berpisah dengan Sudirman, manajemen harus mencari figur yang mampu mengangkat performa tim dalam waktu relatif singkat.
Situasinya tidak sederhana. Persiba sudah menelan lima kekalahan sejak kompetisi di mulai dan belum mengumpulkan poin. Pengurangan empat poin akibat persoalan administrasi serta persyaratan lisensi klub turut memperberat posisi mereka. Belum bisa menggunakan Stadion Batakan sebagai kandang juga menjadi tantangan tersendiri bagi tim asal Kota Balikpapan tersebut.
Sejumlah nama pelatih lokal dengan pengalaman berbeda mulai menarik perhatian. Namun, penting di catat bahwa nama-nama berikut masih berupa opsi yang dapat di analisis, bukan daftar kandidat resmi yang telah di umumkan Persiba.
Rahmad Darmawan hingga Indra Sjafri, Opsi Berpengalaman untuk Persiba Balikpapan
Rahmad Darmawan bisa menjadi salah satu figur menarik jika Persiba mengutamakan pengalaman menghadapi tekanan kompetisi. Ia pernah menangani sejumlah klub besar, seperti Persija Jakarta, Arema, Sriwijaya FC, Persipura Jayapura, dan Mitra Kukar. Pengalamannya bersama tim nasional Indonesia juga menjadi nilai tambah.
Rahmad memiliki rekam jejak prestasi di sepak bola domestik. Jika benar-benar dipertimbangkan, tantangan utamanya adalah membangun kembali organisasi permainan Persiba dan menemukan formula yang sesuai dengan kondisi skuad saat ini.
Nama berikutnya adalah Indra Sjafri. Pelatih ini dikenal melalui keberhasilannya membina pemain muda dan mengantarkan Timnas Indonesia U-22 meraih medali emas SEA Games 2023. Kemampuannya mengembangkan talenta muda bisa menjadi pertimbangan apabila Persiba ingin membangun fondasi permainan yang lebih terarah.
Meski begitu, pengalaman di tim nasional kelompok umur tentu berbeda dengan menghadapi persaingan klub sepanjang musim. Ketersediaan dan kesediaan Indra untuk menangani Persiba juga belum dapat dipastikan.
Kurniawan, Jaya Hartono, Imran hingga Ilham Romadhona
Kurniawan Dwi Yulianto merupakan mantan pemain tim nasional yang juga memiliki pengalaman sebagai pelatih. Ia pernah menangani Timnas Indonesia U-19. Jika mendapat kesempatan menangani Persiba, tugas pentingnya adalah mengembalikan kepercayaan diri pemain sekaligus memperbaiki konsistensi permainan.
Sementara itu, Jaya Hartono memiliki pengalaman historis bersama Persiba ketika klub tersebut berlaga di Liga 1. Pengetahuan mengenai lingkungan klub dapat menjadi keuntungan, meskipun kecocokan strategi dan kesiapan menangani situasi saat ini tetap perlu dievaluasi.
Imran Nahumarury juga patut masuk dalam pembahasan. Pengalamannya membawa Malut United promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia menjadi salah satu alasan namanya menarik untuk dipertimbangkan. Kemampuan membangun tim kompetitif akan relevan bagi Persiba yang membutuhkan perubahan nyata.
Adapun Ilham Romadhona pernah menjadi asisten pelatih tim nasional kelompok umur dan menangani Persiba pada musim 2022/2023. Pengalamannya bersama Beruang Madu dapat menjadi nilai tambah apabila manajemen menginginkan sosok yang sudah mengenal lingkungan klub.
Namun, kedekatan dengan klub saja tidak cukup. Persiba membutuhkan pelatih yang mampu membaca kelemahan skuad, menyusun strategi realistis, dan mengambil keputusan tepat ketika tim berada di bawah tekanan.
Nil Maizar dan Hendri Susilo, Alternatif untuk Misi Kebangkitan
Nil Maizar menjadi pilihan lain yang bisa dianalisis karena pernah menangani sejumlah klub nasional, termasuk Semen Padang FC dan Persiba Balikpapan. Pengalamannya bersama Beruang Madu pada 2023 dapat menjadi pertimbangan apabila manajemen mencari pelatih yang sudah memahami karakter klub.
Di sisi lain, Hendri Susilo juga memiliki pengalaman menangani beberapa tim, termasuk Malut United dan Barito Putera. Pengalamannya di kompetisi nasional dapat menjadi modal untuk menghadapi persaingan Championship yang menuntut konsistensi sepanjang musim. Namun, status terkini dan kesediaannya bergabung tetap harus dipastikan.
Persiba sebaiknya tidak hanya memilih pelatih berdasarkan nama besar atau rekam jejak masa lalu. Kondisi tim saat ini membutuhkan sosok yang mampu memberikan dampak cepat, terutama dalam memperbaiki pertahanan, meningkatkan efektivitas serangan, dan menjaga mental pemain setelah serangkaian kekalahan.
Selain itu, persoalan administrasi dan belum idealnya penggunaan stadion kandang juga perlu masuk dalam perencanaan. Pelatih baru harus mampu bekerja dengan situasi yang tersedia, bukan sekadar mengandalkan rencana permainan di atas kertas.
Kesimpulannya, Rahmad Darmawan, Indra Sjafri, Kurniawan Dwi Yulianto, Jaya Hartono, Imran Nahumarury, Ilham Romadhona, Nil Maizar, dan Hendri Susilo memiliki pengalaman serta keunggulan masing-masing. Meski begitu, belum ada kepastian bahwa salah satu dari mereka akan menggantikan Sudirman. Keputusan resmi manajemen akan menjadi penentu arah Persiba dalam upaya keluar dari periode sulit Championship 2026/2027.










