Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta akhirnya bisa bernapas lega. Setelah lebih dari tiga tahun menunggu kemenangan atas Persib Bandung, Macan Kemayoran akhirnya kembali merasakan manisnya menaklukkan rival abadinya tersebut.
Persija menang 2-1 atas Persib pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Laga ini bukan cuma soal tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi momentum penting bagi Persija setelah rentetan hasil yang kurang menyenangkan ketika menghadapi Maung Bandung.
Jeremejeff Buka Jalan, Persib Sempat Samakan Kedudukan
Pertandingan berjalan cukup ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama mencoba mengambil kendali permainan, tetapi Persija mampu menemukan celah menjelang turun minum. Alexander Jeremejeff menjadi pemain yang memecah kebuntuan. Striker andalan Persija tersebut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41 dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Keunggulan tersebut bertahan cukup lama. Persija terlihat berada di jalur yang tepat untuk mengamankan kemenangan, tetapi Persib belum menyerah. Memasuki menit ke-82, Balsa Sekulic berhasil mengubah situasi. Gol tersebut membuat skor menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Dalam kondisi seperti ini, sedikit kesalahan saja bisa mengubah hasil akhir. Persija justru menunjukkan mentalitas yang berbeda. Alih-alih kehilangan fokus setelah keunggulannya sirna, Macan Kemayoran terus mencari kesempatan.
Ivan Mamut Jadi Pembeda di Injury Time
Drama terbesar justru muncul ketika pertandingan memasuki masa tambahan waktu. Ivan Mamut berhasil mencetak gol yang membuat Persija kembali unggul 2-1. Gol tersebut sekaligus memastikan kemenangan dramatis di hadapan pendukung sendiri.
Bagi Persija, momen ini terasa jauh lebih besar daripada sekadar kemenangan pada pekan kedua. Ada beban sejarah yang akhirnya berhasil dilepaskan. Sebelum pertandingan ini, Persija terakhir kali mengalahkan Persib di kompetisi liga pada 31 Maret 2023. Saat itu, Persija menang 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Setelah kemenangan tersebut, Persija tidak mampu kembali mengalahkan Persib dalam enam pertemuan liga berikutnya. Artinya, Macan Kemayoran harus menunggu sekitar tiga tahun enam bulan untuk kembali merasakan kemenangan atas rivalnya.
Kemenangan yang Bisa Jadi Titik Balik Persija Jakarta
Kemenangan 2-1 ini tentu punya arti psikologis tersendiri. Dalam rivalitas sebesar Persija dan Persib, hasil pertandingan sering kali tidak berhenti pada klasemen. Menang setelah penantian panjang bisa memberikan suntikan kepercayaan diri besar bagi skuad Persija. Apalagi kemenangan tersebut didapat dengan cara dramatis setelah Persib sempat menyamakan skor menjelang akhir pertandingan.
Untuk Persija, awal musim Super League 2026/2027 kini punya cerita menarik. Mereka bukan hanya mendapatkan tiga poin, tetapi juga berhasil memutus catatan buruk menghadapi Persib. Sementara bagi Persib, kekalahan ini menjadi pengingat bahwa pertandingan melawan Persija selalu bisa berubah dalam hitungan menit.
Pada akhirnya, Ivan Mamut menjadi nama yang paling diingat dari laga tersebut. Golnya di injury time memastikan satu hal: penantian panjang Persija akhirnya selesai.












