Hasil Super League: Gol Tunggal Alex Martins Bawa Persebaya Surabaya Tundukkan PSIM!

Lintasbalikpapan.comPersebaya Surabaya berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026), Bajul Ijo harus bekerja cukup keras sebelum akhirnya menang tipis dengan skor 1-0.

Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal. Kedua tim sama-sama memiliki kesempatan untuk membuka keunggulan, tetapi penyelesaian akhir dan performa kedua penjaga gawang membuat skor tanpa gol bertahan cukup lama. Bajul Ijo baru menemukan celah setelah PSIM kehilangan satu pemain pada awal babak kedua.

Persebaya Surabaya dan PSIM Saling Mengancam di Babak Pertama

Persebaya Surabaya langsung mencoba mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Peluang pertama datang ketika laga baru memasuki menit ke-4. Miguel Pereira mendapat ruang untuk melepaskan tembakan, tetapi kiper PSIM, Cahya Supriadi, masih mampu menggagalkan ancaman tersebut.

PSIM tidak tinggal diam. Memasuki menit ke-28, Ezequiel Vidal memberikan respons melalui sebuah peluang yang cukup berbahaya. Namun, Ernando Ari masih sigap mengamankan bola sehingga gawang Persebaya tetap bersih. Peluang terbaik Persebaya pada babak pertama muncul menjelang turun minum. Ramos Mingo menyambut sepak pojok Savio Sheva dengan tandukan keras. Sayangnya bagi tuan rumah, bola justru menghantam mistar gawang.

Drama kembali terjadi pada masa tambahan waktu. Miguel Pereira hampir saja membawa Persebaya unggul, tetapi Cahya kembali menunjukkan refleks apik untuk menepis sundulannya. Babak pertama pun berakhir 0-0.

Kartu Merah PSIM Jadi Titik Balik Pertandingan

Situasi pertandingan berubah drastis setelah jeda. PSIM harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-49 setelah Adrian Purzycki diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Toni Firmansyah. Keunggulan jumlah pemain membuat Persebaya semakin leluasa menguasai pertandingan. Bajul Ijo kemudian meningkatkan tekanan dan mencoba mencari celah dari pertahanan PSIM yang harus bekerja lebih ekstra.

Meski unggul pemain, Persebaya tetap tidak mudah mencetak gol. PSIM mampu bertahan cukup disiplin dan membuat sejumlah serangan tuan rumah belum menghasilkan gol. Namun, tekanan yang terus datang akhirnya membuahkan hasil. Pada menit ke-81, Alex Martins memecah kebuntuan. Penyerang Persebaya tersebut sukses menyambut umpan Jefferson dengan sundulan yang mengarah tepat ke gawang Cahya Supriadi. Bola bersarang di gawang PSIM dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Ernando Ari Amankan Kemenangan Persebaya

Setelah tertinggal, PSIM mencoba meningkatkan tempo untuk mencari gol penyama kedudukan. Waktu yang tersisa memang tidak banyak, tetapi tim tamu tetap berusaha memanfaatkan setiap peluang yang tersedia. Pada masa injury time babak kedua, Muhammad Iqbal mendapatkan kesempatan untuk mengancam gawang Persebaya. Jika peluang tersebut berhasil dikonversi menjadi gol, PSIM tentu bisa membawa pulang satu poin dari Surabaya.

Namun, Ernando Ari kembali menjadi penghalang. Kiper Persebaya itu mampu melakukan penyelamatan untuk mempertahankan keunggulan timnya. Sampai peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tidak berubah. Kemenangan ini membuat Persebaya mengoleksi empat poin dan menempati posisi ketujuh klasemen sementara. Sementara itu, PSIM Yogyakarta masih mengumpulkan satu poin dan berada di peringkat ke-12.

Bagi Persebaya, kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Bajul Ijo juga menunjukkan kemampuan untuk tetap sabar ketika menghadapi pertandingan yang berjalan ketat. Alex Martins menjadi nama yang paling disorot lewat gol penentunya, sementara Ernando Ari memastikan keunggulan tersebut bertahan hingga akhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *