Ketika Detik Menentukan Nyawa, PLN UPP KLT 1 Uji Kesiapan Hadapi Serangan Jantung

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Bayangkan seseorang tiba-tiba terjatuh di tengah aktivitas kerja. Napasnya melemah, kondisi tubuhnya tidak merespons, sementara bantuan medis belum tiba.
Dalam situasi seperti itu, kepanikan bukanlah pilihan. Setiap detik sangat berarti dan kemampuan orang-orang di sekitarnya untuk memberikan pertolongan awal dapat menjadi langkah penting sebelum korban mendapatkan penanganan medis.

Kesadaran itulah yang mendorong PLN Unit Pelaksana Pembangunan Kalimantan Timur 1 (UPP KLT 1) menggelar Edukasi K3 Internal dan Simulasi Tanggap Darurat Serangan Jantung di Kantor PLN UPP KLT 1, Kamis (28/8).

Kegiatan tersebut menghadirkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Balikpapan sebagai narasumber dan diikuti pegawai serta Tenaga Alih Daya (TAD) PLN UPP KLT 1.

Namun, kegiatan kali ini tidak sekadar duduk mendengarkan materi.

Peserta juga diajak menghadapi sebuah skenario kegawatdaruratan. Tim Tanggap Darurat PLN UPP KLT 1 diuji untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi.

Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, mengatakan kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat merupakan bagian penting dalam membangun budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

“Keselamatan tidak hanya tentang bagaimana kita mencegah terjadinya kecelakaan, tetapi juga memastikan setiap personel memiliki kesiapan untuk bertindak ketika kondisi darurat terjadi. Kami ingin memastikan kesiapan itu tidak berhenti pada pemahaman prosedur, tetapi dapat diterapkan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.
Bukan Sekadar Teori
Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi dari PMI Kota Balikpapan mengenai Pertolongan Pertama Tingkat Dasar dan Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Peserta dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah pertolongan awal ketika menghadapi kondisi kegawatdaruratan, termasuk ketika seseorang mengalami serangan jantung.
Setelah pembekalan, suasana berubah menjadi lebih praktis.

Tim Tanggap Darurat PLN UPP KLT 1 mengikuti simulasi dengan skenario serangan jantung. Mereka dituntut mengenali kondisi korban, memberikan pertolongan awal, melakukan Bantuan Hidup Dasar, hingga membangun koordinasi dengan pihak terkait.

Setiap tindakan menjadi bagian dari pengujian kesiapan tim.

Sebab dalam kondisi sebenarnya, tidak ada ruang untuk kebingungan panjang. Respons harus dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai prosedur.
Kesiapan Tim Ikut Diuji
Menariknya, PMI Kota Balikpapan tidak hanya memberikan materi dan mendampingi simulasi.
Pelaksanaan simulasi juga dinilai untuk melihat sejauh mana Tim Tanggap Darurat PLN UPP KLT 1 mampu menerapkan pengetahuan yang telah diberikan.

Evaluasi mencakup ketepatan tindakan, koordinasi antarpersonel, hingga kesiapan tim dalam menghadapi kondisi darurat. Dari proses tersebut, setiap kekurangan dapat menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi keadaan sebenarnya.

Bagi PLN UPP KLT 1, simulasi bukan sekadar agenda pelatihan. Kegiatan tersebut menjadi cara untuk memastikan prosedur yang selama ini dipahami benar-benar dapat diterapkan ketika situasi darurat terjadi.
Bersiap Sebelum Keadaan Sebenarnya Datang
Serangan jantung maupun kondisi kegawatdaruratan lainnya tidak selalu datang dengan peringatan. Karena itu, kesiapan menjadi bagian penting dari budaya keselamatan di lingkungan kerja.

Melalui edukasi dan simulasi bersama PMI Kota Balikpapan, PLN UPP KLT 1 berupaya memperkuat kompetensi pegawai sekaligus memastikan Tim Tanggap Darurat memiliki kesiapan yang lebih baik.

Pesannya sederhana, keselamatan tidak cukup hanya dipahami, tetapi harus dipraktikkan.
Karena ketika keadaan darurat benar-benar terjadi, yang menentukan bukan lagi seberapa banyak prosedur yang pernah dibaca, melainkan seberapa siap seseorang bertindak.

Bagi PLN UPP KLT 1, kesiapan menghadapi keadaan darurat memang tidak seharusnya dimulai ketika insiden terjadi. Kesiapan harus dibangun jauh sebelum keadaan itu benar-benar datang. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *