Dewan Wanti-wanti Pembangunan RSIA Balikpapan Barat Tak Kembali Mangkrak

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan mewanti-wanti Dinas Kesehatan (Dinkes) agar pembangunan Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) di Balikpapan Barat yang kembali dianggarkan tidak mengulang persoalan pembangunan sebelumnya yang sempat mangkrak.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Hamid, mengatakan, keberlanjutan pembangunan rumah sakit tersebut harus menjadi perhatian serius Dinkes. DPRD meminta proyek yang direncanakan kembali dilanjutkan itu dapat berjalan maksimal hingga selesai.

“Ini juga menjadi catatan untuk Dinas Kesehatan terkait dengan pembangunan rumah sakit yang sebelumnya sempat mangkrak, khususnya pembangunan Rumah Sakit Balikpapan Barat,” kata Hamid kepada wartawan, Rabu (26/8/2026).

Hamid menyebut, pemerintah kembali menganggarkan pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat serta Balikpapan Timur untuk tahun mendatang. Menurutnya, penganggaran kembali tersebut harus diikuti dengan pelaksanaan proyek yang lebih baik agar persoalan sebelumnya tidak terulang.

“Kami kembali menganggarkan rumah sakit Balikpapan Barat serta Balikpapan Timur. Pihaknya mendorong agar proyek ini betul-betul berjalan dengan maksimal dan tidak terulang lagi seperti hal-hal yang kemarin,” ujarnya.

Dia menegaskan, Komisi IV DPRD Balikpapan akan menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan kedua fasilitas kesehatan tersebut. Pengawasan akan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

“Kami di Komisi IV melakukan fungsi pengawasan dan akan terus ke lapangan agar proyek nanti betul-betul berjalan dengan baik dan maksimal. Itu harapan kami,” tegasnya.

Hamid berharap pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat dan Balikpapan Timur dapat terlaksana dengan baik sehingga fasilitas kesehatan tersebut nantinya dapat segera dimanfaatkan masyarakat. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *