Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Kota Balikpapan memaparkan sejumlah program sosial dan pemberdayaan masyarakat dalam audiensi bersama DPRD Kota Balikpapan, Rabu (26/8/2026).
Rombongan MUKI diterima Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Nelly Turuallo, di Gedung DPRD Kota Balikpapan. Audiensi tersebut sekaligus menjadi momentum bagi kepengurusan baru MUKI untuk memperkenalkan organisasi serta menyampaikan program yang akan dijalankan.
Ketua I MUKI Kota Balikpapan, Pdt. Dr. Robert Agung, mengatakan salah satu tujuan audiensi adalah memperkenalkan kepengurusan baru sekaligus menyampaikan sejumlah program MUKI.
“Tujuan kami adalah memperkenalkan pengurusan MUKI yang baru. Lalu yang kedua, kami menyampaikan program-program MUKI,” kata Robert.
Ia menjelaskan, MUKI merupakan organisasi kemasyarakatan yang independen dan bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. MUKI tidak mengurusi kegiatan peribadatan yang menjadi ranah gereja, tetapi lebih berfokus pada persoalan umat dan masyarakat.
Menurut Robert, MUKI ingin menjadi mitra pemerintah maupun legislatif dalam mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
“MUKI ini adalah satu organisasi masyarakat yang memang murni masyarakat Kristen, bukan terkait dengan gereja. Jadi inilah MUKI, mitra dari pemerintah maupun legislatif,” ujarnya.
Salah satu program yang menjadi perhatian MUKI adalah pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program tersebut diarahkan untuk memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.
Robert mengatakan MUKI akan berupaya mengambil bagian dalam program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan dapat menjadi penggerak dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain pemberdayaan ekonomi, MUKI juga memiliki perhatian terhadap toleransi dan moderasi beragama. Kehadiran MUKI di tengah masyarakat diharapkan dapat ikut menjaga kerukunan dan menciptakan suasana yang damai.
“Karena ini kami masih baru, waktu Ramadan kemarin MUKI juga terjun membagikan takjil. MUKI hadir apa yang memang menjadi kebutuhan di lapangan, itulah yang kami kerjakan, dalam bentuk toleransi dan moderasi,” jelasnya.
Sementara itu, Nelly Turuallo menyambut baik audiensi yang dilakukan MUKI. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menilai pemberdayaan UMKM menjadi salah satu bidang yang dapat dikembangkan melalui sinergi antara MUKI dan pemerintah.
“Intinya sinergi dengan pemerintah, supaya pemerintah tidak berjalan sendiri,” ujar Nelly.
Nelly berharap MUKI dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Balikpapan.
Ke depan, sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan program pemerintah sekaligus mendorong keterlibatan organisasi masyarakat dalam mendukung kesejahteraan warga. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






