Lintasbalikpapan.com, LOMBOK — Penantian panjang akhirnya berbuah manis. Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho, sukses meraih kemenangan perdana di kelas SuperSport 600cc (SS600) Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026.
Wahyu keluar sebagai juara pertama pada Race 1 Round 4 ARRC yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (8/8).
Start dari grid ketiga, pembalap Yamaha tersebut tampil konsisten sepanjang balapan. Wahyu mampu menjaga ritme, mempertahankan kecepatan, sekaligus menghadapi tekanan ketat para pembalap Asia, termasuk dari Malaysia dan Thailand.
Hingga bendera finis dikibarkan, Wahyu berhasil mempertahankan posisinya dan memastikan kemenangan yang begitu dinantikan. Puncaknya, lagu Indonesia Raya berkumandang di podium tertinggi Mandalika.
“Ini kemenangan yang sangat spesial karena akhirnya saya bisa pecah telor dan mendapatkan juara satu di kelas SS600. Sedari awal saya terus berusaha menjaga pace supaya tetap konsisten dari lap pertama sampai terakhir serta tetap fokus dan percaya diri dengan kecepatan saya,” ujar Wahyu Nugroho.
Ia mengaku berusaha keras untuk tidak melakukan kesalahan dan terus menjaga ritme hingga lap terakhir.
“Sebisa mungkin tidak membuat kesalahan dan terus menjaga ritme sampai lap terakhir dan Alhamdulillah semuanya berjalan sesuai rencana dan akhirnya kami bisa meraih kemenangan ini,” lanjutnya.
Kemenangan tersebut menjadi semakin spesial karena lahir setelah perjalanan panjang dan evaluasi yang dilakukan Wahyu bersama Yamaha Racing Indonesia (YRI) dari beberapa putaran sebelumnya.
Hasil positif di Mandalika juga membuka peluang lebih besar bagi Wahyu untuk mengejar target Top 5 klasemen sementara ARRC 2026.
Bukan hanya kemenangan pembalap yang menjadi sorotan. Penampilan Wahyu selama 12 lap juga menjadi bukti perkembangan performa dan improvement tim Yamaha Racing Indonesia dari tahun ke tahun.
Pada gelaran ARRC Mandalika 2025, Yamaha Racing Indonesia sebelumnya meraih podium kedua melalui Wahyu Nugroho dan podium ketiga lewat M. Faerozi Toreqottullah.
Artinya, pencapaian tahun ini menjadi peningkatan penting. Dari podium, Yamaha Racing Indonesia kini berhasil membawa pembalapnya berdiri di puncak podium.
Manager Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, mengatakan kemenangan tersebut merupakan hasil dari strategi dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.
“Ini merupakan bagian dari strategi dan hasil evaluasi kami dari round-round sebelumnya karena kami terus melihat apa yang perlu ditingkatkan dan menerapkannya mulai dari saat free practice, kualifikasi, sampai Race 1 dan hasil hari ini tentu sangat memuaskan dan sangat positif,” tutur Wahyu Rusmayadi.
Meski demikian, Yamaha Racing Indonesia tidak ingin terlena. Masih ada Race 2 yang harus dihadapi.
“Kami tidak ingin cepat puas karena masih ada Race 2 sehingga kami akan tetap kembali melakukan evaluasi dan fokus mempersiapkan semuanya agar bisa mendapatkan hasil terbaik di race berikutnya,” tegasnya.
Kemenangan perdana Wahyu Nugroho di kelas SS600 menjadi momentum penting bagi perjalanan pembalap muda Indonesia tersebut di panggung balap Asia.
Bukan hanya soal satu kemenangan, podium tertinggi Mandalika juga menjadi bukti bahwa kerja keras, evaluasi, konsistensi, dan keberanian bersaing di level Asia mulai membuahkan hasil.
Indonesia Raya telah berkumandang di Mandalika. Kini Wahyu Nugroho membawa modal kepercayaan diri baru untuk menghadapi Race 2 sekaligus melanjutkan perjuangan Yamaha Racing Indonesia mengejar prestasi lebih tinggi di ARRC 2026. (*)












