PLN Group dan BINDA Kalsel Perkuat Sinergi Pengamanan Proyek Strategis Ketenagalistrikan

Lintasbalikpapan.com, BANJARBARU – PT PLN (Persero) bersama Badan Intelijen Negara Daerah Kalimantan Selatan (BINDA Kalsel) memperkuat sinergi dalam mendukung pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) bidang ketenagalistrikan melalui Rapat Kerja Pengamanan Program dan Sasaran Strategis Ketenagalistrikan yang digelar pada 3–5 Juni 2026.

Kegiatan tersebut melibatkan tiga unit PLN Group, yakni PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UID Kalselteng), serta PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan (PLN UIP3B Kalimantan).

Rapat kerja ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) Nomor MoU-004/VI/2020 tentang Pengamanan Program dan Sasaran Strategis Ketenagalistrikan untuk Kepentingan Nasional. Melalui forum tersebut, PLN dan BINDA Kalsel membahas berbagai isu strategis terkait percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, penguatan koordinasi pengamanan, hingga monitoring dan evaluasi program strategis.

General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pada upaya menghadirkan energi yang andal untuk mendukung kehidupan masyarakat dan pertumbuhan daerah.

“Infrastruktur ketenagalistrikan yang dibangun bertujuan menghadirkan listrik yang semakin andal bagi masyarakat. Karena itu, dukungan pengamanan dan koordinasi bersama stakeholder strategis menjadi penting agar proyek dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Menurut Basuki, sinergi dengan BINDA Kalsel menjadi bagian penting dalam memperkuat mitigasi risiko sejak dini melalui komunikasi intensif, pemetaan kondisi lapangan, monitoring berkala, serta evaluasi berkelanjutan.

“Melalui monitoring dan evaluasi, kami dapat mengukur efektivitas program pengamanan sekaligus menyusun langkah perbaikan apabila terdapat tantangan di lapangan. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lebih terukur dan terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BINDA Kalimantan Selatan, Brigjen Pol. Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam memperkuat koordinasi pengamanan proyek strategis nasional di sektor ketenagalistrikan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

“BINDA Kalsel mendukung penuh langkah PLN dalam memastikan program strategis ketenagalistrikan dapat berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan kepentingan nasional. Melalui sinergi ini, kami berharap setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini sehingga pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Selatan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” kata Sentot.

Dalam rapat kerja tersebut, PLN dan BINDA Kalsel juga membahas pola koordinasi pengamanan, dukungan informasi strategis, serta penguatan kolaborasi lintas unit PLN Group. Keterlibatan PLN UIP3B Kalimantan dan PLN UID Kalselteng menjadi bagian dari upaya menyelaraskan peran seluruh rantai layanan ketenagalistrikan, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyaluran energi, hingga pelayanan kepada pelanggan.

Melalui forum ini, PLN dan BINDA Kalsel menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang mendukung kebutuhan energi masyarakat, layanan publik, dunia usaha, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

PLN UIP KLT berharap sinergi yang terus diperkuat bersama berbagai pemangku kepentingan dapat memastikan setiap proyek kelistrikan berjalan aman, tertib, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kalimantan Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *