Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan, Noval Asfihani, menyampaikan rasa lega usai pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) XII yang telah berjalan dengan baik dan menghasilkan kepemimpinan baru.
“Alhamdulillah, tugas dan tanggung jawab untuk melaksanakan Muskot sudah terlaksana dengan baik, dan hasilnya juga sudah ada. Ketua terpilih pun sudah ditetapkan,” ujar Noval kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Dalam forum tersebut, Noval kembali dipercaya untuk memimpin Kadin Balikpapan dan melanjutkan estafet kepemimpinan sebelumnya. Ia menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah.
“Kadin akan tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah, apa pun kondisinya. Terima kasih atas dukungan dari semua pihak yang telah hadir dan berpartisipasi,” katanya.
Noval juga menyoroti dinamika yang terjadi selama Muskot sebagai bagian dari proses demokrasi yang sehat. Menurutnya, perbedaan pendapat yang muncul justru menjadi bukti bahwa mekanisme organisasi berjalan dengan baik.
“Walaupun hanya ada calon tunggal, seluruh mekanisme tetap dijalankan. Perbedaan pendapat juga ada, tapi akhirnya semua bisa disepakati dan solid,” jelasnya.
Ke depan, Kadin Balikpapan akan fokus mendorong peran pengusaha lokal agar lebih berkontribusi dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan visi untuk memperkuat posisi pelaku usaha lokal di tengah masuknya investasi dari luar daerah.
“Intinya bagaimana pengusaha lokal bisa benar-benar mengambil peran di Balikpapan, tidak hanya didominasi oleh pihak luar,” tegas Noval.
Selain itu, Kadin juga diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah, terutama dalam membahas berbagai isu strategis serta mencari solusi terbaik bagi dunia usaha.
“Kami ingin membawa isu-isu yang ada untuk didiskusikan bersama pemerintah, sehingga bisa ditemukan solusi yang menguntungkan semua pihak, khususnya dalam melindungi usaha lokal,” tambahnya.
Terkait peluang kerja sama internasional, Noval mengungkapkan adanya potensi kolaborasi dengan pihak luar, termasuk kunjungan dari pengusaha Malaysia ke Balikpapan. Ia menilai hal ini dapat menjadi peluang strategis, terutama dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) yang membuka ruang investasi baru.
“Kami melihat peluang kolaborasi itu ada, apalagi dengan adanya IKN. Ini bisa menjadi momentum untuk menarik investor sekaligus memperkuat posisi Balikpapan,” pungkasnya.
Usai resmi terpilih, Noval akan segera menyusun struktur kepengurusan bersama tim formatur yang telah ditunjuk, yakni Yuli Shinta Novianti, M Ali, dan Halim Wardhana. (yud)






