Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur mulai menyusun langkah strategis menghadapi kontestasi politik lima tahun ke depan, mulai dari Pileg dan Pilpres 2029 hingga Pilkada 2030.
Hal ini mengemuka dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PKB se-Kalimantan Timur yang digelar di Balikpapan, Rabu (8/4/2026). Forum tersebut menjadi momentum penting bagi partai untuk merancang program kerja yang lebih terarah dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, mengatakan penyusunan strategi ini didasarkan pada hasil evaluasi Pemilu 2024, sehingga langkah ke depan diharapkan lebih efektif dalam meningkatkan elektoral partai.
“Dari evaluasi itu, kita susun program nyata untuk menghadapi Pileg 2029, Pilpres 2029, dan Pilkada 2030. Ini penting agar perjuangan politik PKB lebih terarah,” ujarnya.
Menurutnya, strategi yang disiapkan tidak hanya berfokus pada penguatan struktur partai, tetapi juga mendorong kader untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.
PKB, lanjutnya, menekankan pentingnya implementasi tiga manifesto politik partai, yakni Politik Kepeloporan, Politik Keteladanan, dan Politik Kehadiran sebagai landasan gerak kader.
“Ke depan, kader harus benar-benar hadir membantu masyarakat, bukan hanya saat pemilu, tetapi dalam keseharian,” tegasnya.
Selain itu, Muscab juga menjadi ajang konsolidasi internal melalui pergantian kepengurusan di tingkat cabang sebagai bagian dari proses kaderisasi.
Sementara itu, perwakilan DPP PKB, Imam Ahmad Syukri, menilai langkah PKB Kaltim dalam menyusun strategi jangka panjang sudah tepat, terutama di tengah tantangan ekonomi nasional dan global.
Ia menekankan pentingnya peran kader dalam memberikan solusi konkret bagi masyarakat, sehingga kehadiran partai dapat dirasakan langsung.
“Menghadapi tantangan ke depan, kader PKB harus aktif turun ke masyarakat dan menghadirkan solusi kreatif terhadap persoalan ekonomi,” ujarnya.
Dengan strategi yang disiapkan sejak dini, PKB Kaltim optimistis dapat memperkuat posisi politiknya pada kontestasi mendatang. (yud)






