Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT), peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan setiap 1 Juni. Momentum ini dimaknai sebagai pengingat untuk terus menghadirkan kerja nyata bagi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.
Semangat tersebut diwujudkan PLN UIP KLT melalui berbagai proyek strategis ketenagalistrikan yang saat ini terus berjalan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan. Pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, hingga berbagai infrastruktur pendukung dilakukan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di wilayah Kalimantan.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan nilai-nilai Pancasila menjadi landasan penting dalam setiap proses pembangunan yang dijalankan perusahaan.
“Pancasila mengajarkan kita untuk bersatu, saling menguatkan, dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Nilai itulah yang kami bawa dalam setiap proses pembangunan kelistrikan. Bagi PLN UIP KLT, menghadirkan listrik yang andal adalah bagian dari pengabdian kepada rakyat dan negeri,” ujar Basuki.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan bukan hanya soal menghadirkan jaringan listrik, tetapi juga membuka peluang bagi kemajuan daerah. Kehadiran listrik yang andal berperan penting dalam mendukung sektor pendidikan, layanan kesehatan, dunia usaha, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa setiap proyek yang dikerjakan PLN UIP KLT merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. Nilai gotong royong dan persatuan yang menjadi ruh Pancasila tercermin dalam proses pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, prakonstruksi, konstruksi, hingga infrastruktur tersebut beroperasi dan melayani masyarakat.
“Setiap tahapan pembangunan membutuhkan kerja bersama. Dari prakonstruksi, konstruksi hingga operasi tidak dapat berjalan baik tanpa koordinasi dan komunikasi lintas pihak. Karena itu, setiap pekerjaan tidak hanya kami ukur dari selesainya proyek, tetapi dari seberapa besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Saat ini PLN UIP KLT terus menjalankan berbagai proyek strategis guna memperkuat sistem interkoneksi dan keandalan pasokan listrik di Pulau Kalimantan. Upaya tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan industri, serta pembangunan wilayah, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, PLN UIP KLT menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan merupakan bagian dari kontribusi nyata untuk Indonesia. Setiap gardu induk, jaringan transmisi, dan fasilitas kelistrikan yang dibangun tidak hanya menghadirkan terang, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat Pancasila, PLN UIP KLT berkomitmen terus menghadirkan listrik yang andal, merata, dan berkelanjutan sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara. (*)









