Lintasbalikpapan.com – Arema FC menunjukkan kualitasnya sebagai tim papan tengah yang terus berkembang setelah sukses menaklukkan PSBS Biak dengan skor mencolok 5-2 dalam lanjutan Super League 2025-2026. Duel yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (15/5/2026), berlangsung sengit sejak menit awal dan dipenuhi drama tujuh gol.
Meski hasil akhir terlihat timpang, pertandingan sebenarnya berjalan cukup menarik. PSBS Biak tampil tanpa rasa takut dan memilih bermain agresif menghadapi tekanan Singo Edan. Strategi itu sempat membuat jalannya laga terbuka dan menghibur penonton yang hadir di stadion.
Namun keberanian PSBS Biak justru menjadi celah yang dimanfaatkan Arema FC. Tim asuhan Marcos Santos mampu menghukum rapuhnya lini belakang lawan lewat serangan cepat dan penyelesaian akhir yang efektif. Empat gol berhasil dicetak Arema hanya pada babak pertama, membuat PSBS Biak berada dalam tekanan besar sejak awal pertandingan.
Strategi Berani PSBS Biak Jadi Bumerang
PSBS Biak sebenarnya tidak tampil buruk. Meski sudah dipastikan turun kasta musim ini, tim asal Papua tersebut tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Mereka berani memainkan garis pertahanan tinggi dan mencoba meladeni permainan terbuka Arema FC.
Sayangnya, strategi tersebut terlalu berisiko saat menghadapi tim dengan kecepatan serangan seperti Arema. Celah di area pertahanan berkali-kali dimanfaatkan oleh lini depan Singo Edan yang tampil agresif sepanjang laga.
Memasuki babak kedua, PSBS Biak mulai mengubah pendekatan permainan. Mereka menurunkan tempo dan memperkuat pertahanan agar tidak kembali kebobolan dengan mudah. Perubahan itu cukup efektif karena Arema FC kesulitan membongkar pertahanan lawan di sebagian besar babak kedua.
Meski demikian, Arema tetap mampu menambah satu gol lagi lewat titik penalti pada masa injury time. Dalberto yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memastikan kemenangan telak 5-2 untuk tim tamu.
Di sisi lain, PSBS Biak patut mendapat apresiasi karena tetap mampu mencetak dua gol ke gawang Arema FC. Torehan tersebut sekaligus mengakhiri puasa gol mereka dalam beberapa pertandingan terakhir di kompetisi musim ini.
Marcos Santos Puas, Arema FC Dekati Target Musim Ini
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan besar tersebut lahir dari kerja keras pemain yang terus tampil fokus hingga peluit akhir di bunyikan. Marcos juga memberikan pujian kepada PSBS Biak yang tetap bermain sportif dan tidak menyerah meski dalam situasi sulit. Ia menilai tim lawan menunjukkan semangat kompetitif yang layak di hormati.
Selain kemenangan, performa Arema FC di nilai semakin menjanjikan menjelang akhir musim. Beberapa peluang bahkan sempat membentur tiang gawang dan nyaris menambah jumlah gol Singo Edan dalam laga tersebut.
Tambahan tiga poin membuat Arema FC sementara naik ke peringkat sembilan klasemen dengan koleksi 45 poin. Posisi itu memang masih belum aman karena Persita Tangerang berpeluang menyalip jika berhasil meraih kemenangan di laga berikutnya.
Kini fokus Singo Edan tertuju pada pertandingan terakhir musim ini melawan PSIM Yogyakarta. Laga tersebut menjadi kesempatan penting bagi Singo Edan untuk menutup musim dengan catatan positif.
Jika mampu meraih kemenangan, Arema FC di pastikan melampaui perolehan poin musim lalu yang berjumlah 47 angka. Target tersebut menjadi motivasi tambahan bagi Marcos Santos dan para pemain untuk menjaga konsistensi hingga kompetisi berakhir.
Performa Arema FC dalam beberapa laga terakhir juga menunjukkan perkembangan signifikan, terutama dalam efektivitas serangan dan mental bertanding. Hal itu menjadi sinyal positif bagi tim untuk menghadapi musim berikutnya dengan ambisi yang lebih besar.












