Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Astra Motor Kaltim 1 terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia. Melalui Program Kerja SMK Binaan 2026, Astra Motor Kaltim 1 menggelar kegiatan refreshment kurikulum dan penyelarasan program pendidikan bersama sekolah binaan guna menyiapkan lulusan yang lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Kegiatan yang berlangsung pada 2 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan program pendidikan sekolah dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), khususnya di sektor otomotif roda dua.
Dalam kegiatan tersebut, Astra Motor Kaltim 1 membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari koordinasi praktik kerja lapangan siswa di jaringan bengkel resmi AHASS, penyaluran tenaga kerja lulusan SMK ke industri, pembahasan paket kerja lapangan, sosialisasi pentingnya servis berkala, hingga pembekalan bagi siswa sebelum menjalani program magang di Honda.
Program ini juga diikuti puluhan siswa SMK binaan, termasuk siswa-siswi SMK Negeri 3 Tanjung Selor yang dipersiapkan untuk mendapatkan pengalaman dan pemahaman lebih dekat mengenai dunia industri otomotif.
Manager Technical Service Department Astra Motor Kaltim 1, Iqbal Safii, mengatakan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri menjadi faktor penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.
“Kami yakin adanya sinergitas antara dunia pendidikan dan dunia industri akan menciptakan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing. Melalui kegiatan diskusi program kerja ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan vokasi serta menghasilkan lulusan SMK yang lebih siap memasuki dunia kerja, khususnya di wilayah binaan Astra Motor Kaltim 1,” ujar Iqbal.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) mendapatkan kompetensi yang sesuai dengan perkembangan industri otomotif saat ini.
Selain itu, forum tersebut juga menjadi wadah untuk menyusun berbagai program prioritas yang relevan dengan kebutuhan industri. Salah satunya melalui pengembangan kurikulum yang selaras dengan teknologi dan standar kerja yang diterapkan di jaringan Honda.
Astra Motor Kaltim 1 juga terus memperkuat kolaborasi dengan AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) sebagai mitra strategis dalam memberikan pengalaman kerja nyata bagi siswa SMK.
Melalui program ini, para siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga penguatan karakter, etos kerja, serta sikap profesional yang dibutuhkan saat memasuki dunia industri.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Sinergi Bagi Negeri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Indonesia melalui berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, lingkungan, pemberdayaan ekonomi masyarakat hingga keselamatan berkendara,” tambah Iqbal.
Astra Motor Kaltim 1 berharap kolaborasi yang terus diperkuat bersama sekolah-sekolah binaan dapat melahirkan lulusan vokasi yang unggul, kompetitif, dan mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin dinamis di masa depan. (*)






