Persita Bungkam PSIM di Bantul, Akhiri Puasa Kemenangan 4 Laga!

Lintasbalikpapan.comPersita Tangerang akhirnya menemukan titik balik setelah melewati periode sulit di BRI Super League 2025/2026. Dalam laga tandang melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Pendekar Cisadane sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 yang terasa sangat berarti.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin, tetapi juga menjadi obat bagi performa tim yang sebelumnya terjebak dalam empat kekalahan beruntun. Sejak peluit awal dibunyikan, Persita langsung menunjukkan intensitas tinggi. Hasilnya terlihat cepat ketika Aleksa Andrejic mampu mencetak gol pada menit keenam.

Gol cepat tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat. Meski hanya satu gol, keunggulan itu cukup untuk mengubah jalannya mental permainan, terutama bagi Persita yang tengah butuh suntikan kepercayaan diri.

Jalannya Pertandingan PSIM vs Persita

Setelah unggul lebih dulu, Persita tidak serta-merta bermain bertahan. Mereka tetap mencoba mengontrol tempo permainan, meskipun tekanan dari PSIM Yogyakarta terus meningkat, terutama di babak kedua.

Peluang emas sempat datang di menit ke-84 melalui Pablo Ganet. Sayangnya, upaya tersebut belum mampu menambah keunggulan karena berhasil digagalkan oleh penjaga gawang PSIM, Cahya Supriadi, yang tampil cukup solid di bawah mistar.

Di sisi lain, PSIM Yogyakarta tampil ngotot di sisa waktu pertandingan. Serangan demi serangan dilancarkan oleh Ze Valente dan rekan-rekannya, namun lini belakang Persita tampil disiplin dan mampu meredam setiap ancaman.

Pertahanan yang rapi serta fokus sepanjang laga menjadi salah satu faktor penting yang menjaga keunggulan Persita hingga peluit panjang di bunyikan.

Dampak Kemenangan di Klasemen dan Nasib PSIM

Hasil positif ini membawa Persita Tangerang berada dalam posisi yang lebih aman di papan tengah klasemen sementara. Dengan koleksi 44 poin, mereka kini menempati peringkat kesembilan dan mulai menjauh dari tekanan zona bawah.

Kondisi berbeda justru di alami oleh PSIM Yogyakarta. Kekalahan ini memperpanjang tren negatif mereka yang belum meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir. Situasi tersebut membuat posisi mereka semakin tertekan di klasemen.

Bagi Persita, kemenangan ini bisa menjadi momentum untuk kembali konsisten di sisa musim. Sementara itu, PSIM harus segera menemukan solusi jika tidak ingin terus terperosok dalam performa buruk.

Secara keseluruhan, laga ini menunjukkan bahwa efektivitas dan disiplin bisa menjadi kunci kemenangan, bahkan dalam pertandingan yang berjalan ketat. Persita berhasil memanfaatkan peluang dengan maksimal, sementara PSIM harus kembali mengevaluasi penyelesaian akhir mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *