Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Selasa (7/4/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman.
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak membahas sinkronisasi kebijakan anggaran, khususnya dampak pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat. DPRD Tanah Bumbu ingin mengetahui strategi yang diterapkan Balikpapan dalam menyiasati keterbatasan anggaran, terutama untuk pembangunan infrastruktur.
Yono Suherman menjelaskan, kondisi yang dihadapi Balikpapan tidak jauh berbeda dengan daerah lain. Pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat berdampak langsung terhadap sejumlah program, terutama sektor infrastruktur.
“Secara umum kondisinya sama, pemotongan anggaran ini berdampak ke semua daerah, termasuk Balikpapan, khususnya pada pembangunan infrastruktur,” ujarnya.
Meski demikian, Pemkot Balikpapan bersama DPRD tetap memprioritaskan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat. Di antaranya sektor pendidikan dan layanan kesehatan melalui Program BPJS Kesehatan gratis, termasuk penyediaan seragam sekolah gratis bagi pelajar.
Menurut Yono, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian dengan menentukan skala prioritas pembangunan. Langkah tersebut dilakukan melalui pemetaan wilayah untuk mengetahui kebutuhan yang paling mendesak.
“Yang kami lakukan adalah memilah program prioritas. Infrastruktur tetap berjalan, tetapi difokuskan pada kebutuhan yang benar-benar mendesak dan berdampak langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Dia menambahkan, sejumlah proyek infrastruktur juga terkendala karena kewenangannya berada di tingkat provinsi. Salah satunya rencana pembangunan flyover di kawasan Rapak yang hingga kini masih tertunda akibat pemangkasan anggaran.
“Ada beberapa proyek yang menjadi kewenangan provinsi, seperti pembangunan flyover di Rapak. Secara regulasi sudah disetujui, namun pelaksanaannya masih tertunda karena kondisi anggaran,” tambahnya.
Melalui kunjungan ini, DPRD Tanah Bumbu diharapkan dapat memperoleh gambaran strategi pengelolaan anggaran di tengah keterbatasan fiskal, sekaligus memperkuat koordinasi antar daerah dalam menghadapi kebijakan nasional. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






