Lintasbalikpapan.com – Persib Bandung kembali menunjukkan dominasinya di sepak bola Indonesia. Klub berjuluk Maung Bandung itu sukses memastikan gelar juara Super League 2025/2026 setelah melewati persaingan sengit hingga pertandingan terakhir musim ini dan terus berada di puncak Klasemen Akhir Super League 2025/2026.
Kepastian gelar diraih usai Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga penutup musim, Sabtu (23/5). Hasil tersebut cukup membawa Persib mengamankan posisi puncak klasemen meski di waktu bersamaan Borneo FC tampil luar biasa dengan kemenangan telak 7-1 atas Malut United.
Persib dan Borneo FC sebenarnya sama-sama mengoleksi 79 poin di akhir kompetisi. Namun, Persib berhak menjadi juara karena unggul head to head atas tim asal Kalimantan tersebut. Situasi ini membuat persaingan perebutan trofi musim ini menjadi salah satu yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir.
Keberhasilan ini sekaligus menandai pencapaian bersejarah bagi Persib Bandung yang mampu meraih gelar liga tiga musim berturut-turut. Konsistensi permainan, lini pertahanan solid, serta kemampuan menjaga performa sepanjang musim menjadi faktor penting keberhasilan mereka.
Persaingan Ketat di Papan Atas Super League
Tidak hanya perebutan juara yang menarik perhatian, persaingan posisi papan atas juga berlangsung cukup kompetitif. Persija Jakarta berhasil mengamankan posisi ketiga klasemen akhir dengan koleksi 71 poin dari 34 pertandingan.
Macan Kemayoran tampil stabil sepanjang musim dan unggul cukup jauh dari Persebaya Surabaya yang harus puas di peringkat keempat dengan 58 poin. Sementara itu, Bhayangkara Presisi, Malut United, dan Dewa United menutup musim dengan poin identik, yakni 53 angka.
Meski memiliki jumlah poin sama, Bhayangkara Presisi berhak berada di posisi lebih tinggi karena unggul rekor pertemuan atas dua rivalnya tersebut. Hal ini membuktikan bahwa detail kecil seperti head to head menjadi sangat menentukan dalam persaingan liga musim ini.
Di sisi lain, Bali United dan Arema FC juga masih mampu menembus posisi 10 besar meski performa mereka cenderung naik turun sepanjang kompetisi berlangsung.
PSM Selamat, Persis Solo Turun Kasta
Drama juga terjadi di papan bawah klasemen. PSM Makassar akhirnya berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia meski kalah 0-2 dari Madura United pada laga terakhir.
Tim berjuluk Juku Eja itu finis di posisi ke-15 dengan raihan 34 poin. Jumlah poin tersebut sebenarnya sama dengan Persis Solo yang berada tepat di bawah mereka. Namun, PSM unggul head to head sehingga berhak bertahan di Super League musim depan.
Sementara itu, Persis Solo harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Championship meski berhasil menang 3-1 atas Persita Tangerang pada pertandingan terakhir musim ini. Persis akan ditemani Semen Padang dan PSBS Biak Numfor yang juga gagal keluar dari zona merah hingga akhir kompetisi.
Klasemen Akhir Super League 2025/2026






