Lintasbalikpapan.com – Persib Bandung kembali menorehkan sejarah di sepak bola Indonesia. Bermain di hadapan ribuan Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5), Maung Bandung memastikan gelar juara Super League 2025/2026 usai bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara.
Meski laga berakhir dengan skor 0-0, hasil tersebut sudah cukup mengantar Persib finis di puncak klasemen akhir. Tambahan satu poin membuat tim asuhan Persib mengoleksi 79 angka dari 34 pertandingan musim ini.
Atmosfer stadion sejak awal pertandingan sudah terasa berbeda. Lautan biru memenuhi tribune GBLA karena suporter yakin tim kesayangannya tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara. Persib pun langsung tampil agresif sejak menit pertama demi memburu kemenangan di kandang sendiri.
Persib Bandung Tampil Menekan, Persijap Bertahan Solid
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Thom Haye menjadi pemain yang paling aktif membangun peluang di awal laga. Gelandang kreatif tersebut sempat melepaskan dua percobaan dari luar kotak penalti dalam lima menit pertama, meski belum mampu menghasilkan gol.
Dominasi penguasaan bola sepenuhnya berada di tangan tuan rumah. Namun, Persijap Jepara tampil disiplin dengan pola pertahanan rapat dan sesekali mengandalkan serangan balik cepat. Peluang emas Persib hadir menjelang pertengahan babak pertama. Barba yang berdiri bebas di area tiang jauh berhasil menyambut umpan matang dari Thom Haye. Sayangnya, sundulannya masih melebar tipis dari gawang.
Tekanan Persib terus berlanjut. Adam Alis hampir memecah kebuntuan setelah menerima umpan lambung di depan gawang. Akan tetapi, penjaga gawang Persijap, Ardiansyah, tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting.
Kiper Persijap memang menjadi salah satu sosok paling menonjol dalam pertandingan tersebut. Beberapa kali ia sukses menggagalkan peluang berbahaya dari lini depan Persib hingga babak pertama berakhir tanpa gol.
Babak Kedua Berjalan Ketat Hingga Peluit Panjang
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan semakin meningkat. Persib mencoba tampil lebih menekan demi memberikan kemenangan bagi para pendukungnya.
Peluang terbaik datang melalui Jung yang mendapatkan kesempatan emas di depan mulut gawang pada menit ke-57. Namun lagi-lagi Ardiansyah mampu melakukan penyelamatan luar biasa dan menjaga gawang Persijap tetap aman.
Tidak lama berselang, Jung kembali memperoleh peluang setelah menerima umpan dari Beckham Putra. Sayangnya, usaha tersebut masih mampu dipatahkan lini pertahanan tim tamu yang bermain sangat disiplin sepanjang pertandingan.
Persijap benar-benar menunjukkan organisasi pertahanan yang solid. Mereka lebih fokus menjaga kedalaman lini belakang dan mengurangi ruang gerak pemain-pemain kreatif Persib.
Meski terus menyerang hingga menit-menit akhir, Persib gagal mencetak gol kemenangan. Namun saat peluit panjang dibunyikan, hasil imbang justru disambut meriah oleh para pemain dan suporter karena memastikan gelar juara tetap menjadi milik Maung Bandung.
Persib Cetak Hat-Trick Gelar Juara
Keberhasilan musim ini membuat Persib Bandung mencatatkan pencapaian luar biasa. Tim kebanggaan Jawa Barat tersebut sukses meraih tiga gelar liga secara beruntun atau hat-trick juara dalam tiga musim terakhir.
Persib sebenarnya finis dengan jumlah poin yang sama seperti Borneo FC, yakni 79 poin. Namun, Maung Bandung unggul dalam rekor head to head sehingga berhak berada di posisi pertama klasemen akhir Super League 2025/2026.
Konsistensi menjadi kunci keberhasilan Persib sepanjang musim. Mereka mampu tampil stabil baik saat bermain di kandang maupun tandang. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman seperti Thom Haye dan Adam Alis juga memberikan pengaruh besar dalam menjaga performa tim.
Kesuksesan ini semakin mempertegas status Persib sebagai salah satu klub paling dominan di sepak bola Indonesia saat ini. Dukungan luar biasa dari Bobotoh juga menjadi energi tambahan yang membuat Maung Bandung terus tampil kompetitif hingga akhir musim.
Dengan raihan tiga gelar beruntun, Persib kini semakin percaya diri menghadapi musim berikutnya dan berpotensi melanjutkan era kejayaan mereka di kompetisi nasional.






