Lintasbalikpapan.com – Pertandingan pekan ke-26 Super League 2025-2026 menghadirkan duel menarik antara Semen Padang melawan Persib Bandung di Stadion H. Agus Salim, Minggu malam (5/4/2026). Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi ajang pembuktian konsistensi bagi tim tamu yang tengah memimpin klasemen.
Persib Bandung berhasil membawa pulang kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0. Sosok Ramon Tanque menjadi pembeda lewat dua gol yang dicetaknya pada menit ke-32 dan 70. Hasil ini semakin mempertegas posisi Persib di puncak klasemen dengan raihan 61 poin, unggul dari pesaing terdekatnya.
Sementara itu, Semen Padang harus menerima kenyataan pahit tetap berada di zona bawah klasemen. Dengan hanya mengoleksi 20 poin, mereka kini menghadapi tekanan besar untuk segera bangkit di laga berikutnya.
Jalannya Laga Persib Bandung vs Semen Padang
Jika melihat awal pertandingan, Semen Padang sebenarnya tampil cukup agresif. Baru dua menit berjalan, peluang emas sudah tercipta melalui Angelo Meneses. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut terbuang sia-sia.
Tekanan tuan rumah terus berlanjut lewat kombinasi Diego Mauricio dan Guillermo Fernandez. Bahkan, sebuah sundulan berbahaya sempat mengarah tepat ke gawang. Sayangnya, kiper Persib tampil sigap dan berhasil menjaga gawangnya tetap aman.
Setelah melewati fase tekanan, Persib mulai menemukan ritme permainan. Perlahan namun pasti, mereka mampu mengimbangi bahkan mengontrol jalannya laga. Momentum itu akhirnya berbuah manis pada menit ke-32. Umpan matang dari sisi sayap berhasil dimanfaatkan dengan sempurna oleh Ramon Tanque untuk membuka keunggulan.
Gol tersebut mengubah dinamika pertandingan. Semen Padang mencoba merespons, tetapi solidnya lini pertahanan Persib membuat setiap peluang sulit dikonversi menjadi gol hingga babak pertama berakhir.
Brace Ramon Tanque Jadi Pembeda, Persib Makin Kokoh di Puncak
Memasuki babak kedua, Semen Padang melakukan beberapa perubahan strategi dengan memasukkan pemain baru guna meningkatkan daya serang. Upaya ini sempat memberikan harapan, namun efektivitas tetap menjadi masalah utama.
Di sisi lain, Persib justru tampil semakin matang. Mereka tidak hanya bertahan dengan disiplin, tetapi juga mampu memanfaatkan peluang dengan efisien. Hal ini terlihat jelas pada menit ke-70 ketika skema bola mati berhasil di maksimalkan.
Melalui situasi sepak pojok, Ramon Tanque kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua. Gol ini sekaligus memastikan kemenangan Persib Bandung dengan skor 2-0.
Secara statistik, pertandingan ini menunjukkan dominasi Persib, terutama dalam jumlah tembakan. Dengan total 18 percobaan dan tujuh mengarah ke gawang, efektivitas mereka jauh lebih baik dibandingkan Semen Padang.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Persib Bandung semakin siap mengunci gelar juara musim ini. Konsistensi permainan dan ketajaman lini depan menjadi kunci utama keberhasilan mereka sejauh ini.
Di laga selanjutnya, Persib akan menghadapi tantangan baru saat menjamu Bali United, sementara Semen Padang harus berjuang keras saat bertandang ke markas Persis Solo. Kedua pertandingan tersebut akan menjadi penentu arah perjalanan masing-masing tim di sisa musim.









