Lintasbalikpapan.com – Persib Bandung kembali membuktikan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara Super League 2025/2026. Bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung sukses mengamankan tiga poin penting setelah mengalahkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor meyakinkan 2-0. Dukungan penuh Bobotoh sejak menit awal menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil agresif dan disiplin sepanjang laga.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persib langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Bhayangkara kesulitan mengembangkan permainan. Gol cepat yang tercipta di menit ke-10 menjadi bukti efektivitas strategi Persib, sekaligus menegaskan ambisi mereka untuk mengontrol pertandingan sejak awal. Keunggulan di babak pertama juga menunjukkan kematangan permainan Persib dalam menjaga ritme dan fokus hingga turun minum.
Ramon Tanque Jadi Pembeda, Lini Tengah Persib Bandung Patut Diacungi Jempol
Nama Ramon Tanque layak mendapat sorotan utama dalam pertandingan ini. Striker asing Persib tersebut tampil klinis dan menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Bhayangkara. Gol pertamanya lahir dari pergerakan cerdas membaca celah pertahanan lawan, sementara gol kedua menunjukkan naluri penyerang yang tajam lewat sundulan terarah di babak kedua.
Namun, kemenangan Persib tidak lepas dari peran lini tengah yang tampil solid. Aliran bola dari kaki ke kaki berjalan rapi, dengan distribusi yang mampu membuka ruang di sisi sayap maupun area kotak penalti. Kreativitas Thom Haye dan visi bermain Patricio Matricardi menjadi kunci dalam menciptakan peluang-peluang berbahaya. Permainan kolektif seperti inilah yang membuat Persib terlihat lebih dewasa dan sulit di tebak oleh lawan.
Kemenangan Penting untuk Persaingan Papan Atas Super League
Tambahan tiga poin dari laga ini membawa Persib naik ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi 31 poin dari 14 pertandingan. Posisi tersebut semakin mendekatkan Maung Bandung ke puncak klasemen yang saat ini masih di kuasai Borneo FC. Selisih poin yang tidak terlalu jauh membuat persaingan juara semakin menarik untuk di ikuti.
Bagi Bhayangkara Presisi Lampung FC, kekalahan ini menjadi catatan evaluasi penting, terutama dalam menjaga konsistensi permainan saat menghadapi tim besar. Meski berada di papan tengah klasemen, mereka tetap memiliki peluang untuk bangkit di pertandingan berikutnya.
Secara keseluruhan, kemenangan ini bukan hanya soal skor. Tetapi juga menunjukkan bahwa Persib Bandung semakin matang dalam mengelola tekanan dan ekspektasi. Jika performa seperti ini bisa di pertahankan, bukan tidak mungkin Maung Bandung akan terus menempel ketat. Bahkan merebut posisi puncak klasemen Super League 2025/2026.






