PKB Bidik Peran Strategis di IKN, Muswil 2025 Jadi Ajang Konsolidasi Besar Menuju 2029

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi pusat gravitasi baru perpolitikan Kalimantan Timur. Menyadari besarnya perubahan peta kekuasaan di wilayah tersebut, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim menegaskan langkah strategisnya melalui Musyawarah Wilayah (Muswil) 2025 yang digelar di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Senin (8/12/2025).

Wakil Ketua Umum DPP PKB, M. Hanif Dhakiri, yang membuka acara tersebut menekankan bahwa Muswil kali ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penting untuk membaca ulang dinamika baru yang dipicu oleh pembangunan IKN.

Kondisi politik Kaltim disebut akan dipenuhi kompetisi aktor-aktor nasional yang berebut pengaruh, sehingga PKB perlu tampil lebih adaptif dan agresif.

“Dengan IKN, Kaltim berada di panggung utama. Persaingan politik tentu meningkat, dan PKB harus punya strategi yang kreatif, inovatif, serta mampu menembus pemilih muda,” kata Hanif.

Sementara itu, Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, menegaskan bahwa Muswil tahun ini diarahkan untuk membangun kapasitas partai dalam merespons kebutuhan masyarakat di tengah perubahan besar kawasan. PKB, ujarnya, harus hadir dengan kerja-kerja nyata, bukan hanya menata struktur internal.

Target besar turut diumumkan: PKB membidik 11 kursi DPRD Kaltim pada Pemilu 2029. Meski ambisius, Syafruddin menilai target itu realistis jika seluruh kader menyatukan gerak melalui tiga pilar strategi: politik kepeloporan, kehadiran, dan keteladanan.

“Ini bukan sekadar soal menambah kursi. Ini tentang meneguhkan peran PKB di pusat perubahan nasional yang kini berlokasi di Kaltim,” tegasnya.

Muswil PKB Kaltim 2025 diharapkan menjadi titik konsolidasi utama partai untuk memperkuat basis dukungan, memetakan ulang strategi di wilayah IKN, dan menempatkan PKB sebagai kekuatan politik yang relevan di era transformasi Kalimantan Timur. (yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *