Persiba Balikpapan Takluk 0-1 dari PSIS Berkat Gol Doni Sormin!

Lintasbalikpapan.com – Pertemuan Persiba Balikpapan dengan PSIS Semarang pada pekan ke-12 Liga 2 2025-2026 berjalan penuh tensi dan tekanan tinggi. Bermain di Stadion Batakan, Minggu (23/11/2025), tuan rumah sebenarnya tampil lebih agresif dan mendominasi sejak menit pertama. Namun, dominasi itu tak cukup untuk menghentikan PSIS yang tampil lebih efisien dalam memanfaatkan peluang. Skor akhir 0-1 menjadi bukti bahwa satu momen bisa mengubah segalanya di lapangan hijau.

Dengan hasil ini, PSIS Semarang kini mengemas lima poin dan masih tertahan di peringkat ke-10 Grup B. Sementara Persiba, meski tampil menekan sepanjang laga, harus rela tetap berada di posisi ketujuh dengan torehan 11 poin. Situasi kedua tim pun semakin menarik menjelang laga pekan berikutnya, di mana Persiba akan menjamu Tornando Pekanbaru, sedangkan PSIS menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Barito Putera.

Jalannya Pertandingan: Persiba Balikpapan Dominan, PSIS Lebih Efektif

Sejak kick-off, Persiba langsung mengambil inisiatif serangan. Mereka bermain cepat, menekan tinggi, dan mencoba memaksa PSIS untuk bertahan sedalam mungkin. Peluang pertama bahkan tercipta sangat awal ketika Takumu hampir mencetak gol pada menit ke-10, namun tembakannya hanya melebar tipis.

Kiper PSIS, Rizky Darmawan, menjadi tembok tebal bagi tuan rumah. Ia dua kali menggagalkan peluang matang dari Takumu dan Dwiki Arya, termasuk sundulan berbahaya yang sempat membuat publik Batakan menahan napas. Serangan Persiba terus mengalir lewat kombinasi Kodai Nagashima dan rekan-rekannya, tetapi tak satu pun yang berhasil mengubah skor di babak pertama.

PSIS sendiri terlihat lebih menunggu momentum. Meski minim peluang, mereka tetap disiplin dalam bertahan dan sesekali mencoba melancarkan serangan balik cepat. Hingga turun minum, kedudukan tetap kaca mata, namun Persiba jelas unggul dalam hal intensitas dan tekanan.

Doni Sormin Jadi Penentu: Satu Peluang, Satu Gol yang Mengubah Segalanya

Memasuki babak kedua, PSIS mulai lebih berani keluar dari tekanan. Perubahan strategi ini terbukti efektif ketika Doni Sormin, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, menemukan ruang di lini belakang Persiba. Pada menit ke-69, ia melepaskan tembakan terukur hasil skema serangan cepat yang tak mampu dihentikan kiper Persiba. Gol ini menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang pertandingan, namun cukup untuk membawa pulang tiga poin berharga.

Persiba sebenarnya punya peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Beni Okto sempat menjebol gawang PSIS di masa injury time, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside dalam proses serangan. Drama belum berhenti, karena tak lama kemudian Rizky Darmawan melakukan dua penyelamatan luar biasa yang membuat frustrasi barisan penyerang Persiba.

Performanya di bawah mistar membuat PSIS bisa bernapas lega hingga peluit panjang dibunyikan. Dengan satu peluang emas yang dimanfaatkan dengan sempurna dan pertahanan yang disiplin, PSIS berhasil mencuri kemenangan penting di tanah Kalimantan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *