Shin Tae-yong Tak Masuk 5 Kandidat Pelatih Timnas, Tapi Masih didukung oleh Exco PSSI!

Lintasbalikpapan.com – Keputusan PSSI untuk tidak lagi memasukkan Shin Tae-yong dalam bursa pelatih Timnas Indonesia akhirnya menjadi jelas setelah pernyataan tegas dari Wakil Ketua PSSI, Zainudin Amali. Meski nama Shin selama ini begitu melekat dengan perjalanan Garuda dalam lima tahun terakhir, PSSI memilih mengambil jalur baru sesuai arahan Ketua Umum Erick Thohir. Menariknya, di balik keputusan “move on” tersebut, masih ada suara dari sebagian anggota Exco yang sebenarnya ingin Shin diberi kesempatan lagi. Namun, arah kebijakan federasi tampaknya sudah di tetapkan dan sulit diganggu gugat.

Shin Tae-yong memang menjadi sosok yang meninggalkan jejak cukup kuat di Timnas. Namun, setelah masa jabatannya berakhir dan posisinya di gantikan oleh Patrick Kluivert yang juga hanya bertahan delapan bulan PSSI menilai perlu ada energi baru untuk membangun fondasi jangka panjang yang lebih stabil. Hal inilah yang membuat federasi memilih fokus pada lima kandidat baru yang sudah mereka kantongi, meski nama-namanya masih di simpan rapat.

Shin Tae-yong Masih di dukung Exco

Salah satu dinamika menarik di balik keputusan ini adalah adanya perbedaan pandangan di tubuh Exco PSSI. Zainudin Amali mengakui bahwa masih ada anggota yang merekomendasikan Shin Tae-yong kembali ke kursi pelatih. Pertimbangannya jelas: Shin di anggap memiliki rekam jejak yang cukup solid dan paham karakter pemain Indonesia.

Namun, Amali menegaskan bahwa sikap Erick Thohir sudah sangat jelas sejak konferensi pers sebelumnya PSSI harus melangkah maju dan melepaskan bayang-bayang masa lalu. Dalam bahasa Amali, PSSI “sudah menuju ke lima itu”, menegaskan bahwa daftar kandidat pelatih baru menjadi fokus utama federasi saat ini.

Keputusan ini menunjukkan bahwa PSSI ingin konsisten dengan arah pembenahan internal dan mencari juru taktik yang di anggap paling ideal untuk membawa Timnas Indonesia naik level, terutama setelah periode yang penuh dinamika dalam beberapa tahun terakhir.

Lima Calon Pelatih Baru dan Misi Besar di Eropa

Langkah konkret PSSI berikutnya adalah mengirim Sumardji, Ketua BTN sekaligus anggota Exco ke Eropa dalam waktu dekat. Tugasnya tidak main-main: mewawancarai lima calon pelatih yang masuk radar PSSI. Proses seleksi ini menjadi tahapan penting karena federasi ingin memastikan kandidat yang di pilih bukan hanya unggul secara taktik. Tetapi juga memiliki visi jangka panjang untuk sepak bola Indonesia.

Beberapa nama mulai ramai di bicarakan publik. Mulai dari Timur Kapadze, pelatih yang sukses membawa Uzbekistan ke Piala Dunia 2026, hingga Heimir Hallgrimsson. Sosok yang di kenal sebagai otak strategi Timnas Irlandia. Meski PSSI belum mengonfirmasi satu pun nama. Rumor ini menunjukkan bahwa federasi benar-benar mengincar pelatih dengan pengalaman global dan rekam jejak kuat.

Dengan wawancara yang segera di lakukan di Eropa, publik menantikan sosok juru taktik baru yang di pilih PSSI. Yang jelas, federasi ingin memastikan bahwa langkah “move on dari Shin Tae-yong” bukan sekadar pergantian pelatih. Tapi awal dari babak baru untuk Timnas Indonesia yang lebih kompetitif dan terarah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *