Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memberikan perlindungan nyata bagi para pekerja rentan, termasuk driver ojek online (Ojol) yang jumlahnya terus bertambah di Kota Minyak. Hal itu disampaikan Rahmad saat menghadiri doa bersama ratusan driver Ojol di simpang Plaza Balikpapan, Selasa malam (2/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Rahmad menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Balikpapan telah menyiapkan 7.100 kuota asuransi pekerja rentan, yang dapat diakses oleh masyarakat yang belum memiliki perlindungan sosial. Program ini akan menyasar pekerja sektor informal seperti pengemudi ojol, buruh harian, nelayan, pedagang kecil, hingga pekerja serabutan.
“Alhamdulillah, ini bentuk perhatian kita semua. Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan program asuransi bagi pekerja rentan, termasuk driver Ojol. Bagi yang belum memiliki perlindungan, nanti bisa mendaftar melalui pemerintah,” ujar Rahmad.
Ia menambahkan, meski sebagian perusahaan aplikasi transportasi online sudah memberikan jaminan asuransi bagi mitranya, pemerintah tidak bisa tinggal diam.
Menurut dia, dengan adanya program ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang tidak terikat dengan perusahaan besar.
“Tugas pemerintah adalah hadir melindungi warganya. Jadi meskipun ada perusahaan yang sudah memberikan asuransi, pemerintah tetap harus memastikan bahwa semua masyarakat mendapat perlindungan,” tegasnya.
Selain kuota di tingkat kota, Rahmad juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menyiapkan 12.000 kuota asuransi pekerja rentan. Hal ini diharapkan bisa menjadi sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat untuk memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja informal.
Rahmad menilai, hadirnya program ini bukan hanya bentuk bantuan, tetapi juga investasi sosial jangka panjang. Dengan adanya perlindungan asuransi, para pekerja bisa lebih tenang dalam bekerja karena risiko yang dihadapi sehari-hari mendapat jaminan.
“Kita ingin semua warga Balikpapan merasa aman. Kalau terjadi sesuatu, ada jaminan yang bisa membantu. Ini wujud kontribusi pemerintah kota untuk melindungi masyarakat, khususnya pekerja rentan,” kata Rahmad.
Dalam kesempatan yang sama, Rahmad juga menyampaikan apresiasi terhadap aksi solidaritas para driver ojol Balikpapan yang menggelar doa bersama sekaligus penggalangan dana untuk almarhum Affan Kurniawan, seorang driver Ojol yang meninggal dunia dalam insiden di Jakarta.
Acara yang berlangsung penuh khidmat itu berhasil mengumpulkan donasi lebih dari Rp20 juta. Rahmad turut memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp10 juta, disusul dukungan dari Danlanal Balikpapan.
“Apa yang dilakukan para driver Ojol ini adalah bukti bahwa rasa kepedulian dan kebersamaan di Balikpapan masih sangat kuat. Kita ingin semangat ini terus dijaga, tidak hanya dalam momen duka, tapi juga dalam menjaga kondusifitas kota,” tutup Rahmad. (yud/ADV/Diskominfo Balikpapan)






