Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., menyatakan komitmen kuat dalam mendorong transformasi digital di dunia pendidikan sebagai bagian dari strategi meningkatkan literasi dan numerasi di kalangan pendidik serta peserta didik. Langkah ini bertujuan menciptakan pendidikan yang inklusif, efektif, dan mampu bersaing secara global.
Transformasi digital menjadi prioritas utama untuk mempermudah akses pembelajaran serta meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah. Salah satu inisiatif strategis adalah kolaborasi intensif dengan Google for Education Indonesia. Melalui kerja sama ini, teknologi diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran di semua jenjang pendidikan, membuka peluang baru untuk inovasi dalam dunia pendidikan.
“Melalui transformasi digital, kami ingin memastikan pendidik dan peserta didik di Balikpapan siap menghadapi tantangan global. Kolaborasi dengan Google for Education ini adalah langkah penting dalam mewujudkan visi tersebut,” ujar Rahmad Mas’ud pada Rabu (7/5/2025).
Komitmen ini sejalan dengan visi menjadikan Balikpapan sebagai Daerah Pelopor Transformasi Digital Kategori Unggul, dengan sekolah-sekolah rujukan yang mampu menjadi teladan dalam penerapan teknologi pendidikan. Program ini diharapkan dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mahir dalam literasi digital.
Rahmad menegaskan pentingnya integrasi teknologi untuk meningkatkan kualitas belajar-mengajar. “Sekolah yang terhubung secara digital memungkinkan akses pembelajaran lebih luas, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.
Selain menciptakan akses teknologi, kolaborasi ini juga mencakup pelatihan bagi guru untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat digital dalam proses pengajaran. Dengan demikian, transformasi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas peserta didik tetapi juga memberdayakan para pendidik.
Langkah ini diharapkan menjadi katalisator untuk menjadikan pendidikan di Balikpapan sebagai model bagi daerah lain, menciptakan lingkungan belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi era digitalisasi global. (ADV/Diskominfo Balikpapan)






