Pembangunan RS Balikpapan Barat Mulai Dikerjakan, Tahap Awal Pemkot Gelontorkan Anggaran Rp106 Miliar

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan segara melakukan pembangunan rumah sakit umum daerah di Kecamatan Balikpapan Barat, dalam waktu dekat ini. Hal ini guna mengakomodir kebutuhan pelayanan kesehatan warga.

Diketahui proses terkahir, Pemkot Balikpapan melakukan tahap pengosongan lahan di lokasi pembangunan Rumah Sakit Sayang Ibu di Gang Perikanan RT 16, Kecamatan Balikpapan Barat, pada Selasa 30 Juli 2024.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Elisabeth Rassi mengatakan, bahwa proses pembangunan RS Balikpapan Barat, seharusnya dibangun sejak dua tahun yang lalu. Namun, karena adanya sengketa lahan, maka baru bisa dilakukan tahun 2024 ini.

Ia juga menyampaikan, sebelum dilakukan pembangunan fisik, pihak kontraktor akan melakukan pemagaran terlebih dahulu di sekitar objek yang akan dibangun. Adapun dalam pembangunan RS Balikpapan Barat itu menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

“Untuk anggaran pembangunan RS Balikpapan ini kurang lebih mencapai Rp106 miliar untuk tahap awal, dengan menggunakan APBD 2024,” kata Elisabeth ketika diwawancarai wartawan, Rabu (31/7/2024).

Sedangkan untuk tahap kedua, lanjut Elisabeth, pembangunan tahap kedua akan dilakukan pada 2025 mendatang, dengan anggaran sekitar Rp60 miliar sampai Rp70 miliar.

“Jadi sesuai schedule time-nya pembangunan di 2024 ini akan fokus pada struktur bangunan, dan 2025 finishing hingga pembangunan selesai,” tuturnya.

Elisabeth menjelaskan bahwa nantinya pembangunan RS Balikpapan Barat itu dibangun lima lantai dan satu basement. Terdapat 134 kamar rawat inap yang siap melayani para pasien.

DKK juga memastikan luasan lahan ini masih dinilai cukup untuk membangun rumah sakit tipe C dan sudah sesuai Detail Engineering Design (DED). Sehingga pembangunan tersebut tinggal mengikuti DED yang sudah jadi.

“DED-nya sudah jadi, nggak bisa diubah-ubah. Jadi tinggal jalani fisiknya,” pungkasnya. (Djo/ADV/Diskominfo Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *