Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalimantan Timur berkolaborasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Polda Kaltim, dan TVRI menggelar Festival Rakyat 2026 yang dipusatkan di Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera), Balikpapan, mulai 14 hingga 20 Juli 2026.
Kegiatan ini memadukan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dengan bazar UMKM, hiburan rakyat, pertunjukan seni budaya, perlombaan, serta berbagai aktivitas komunitas. Festival tersebut merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas Kadin Indonesia bersama TNI Angkatan Darat, Polri, dan TVRI.
Mewakili Kadin Kaltim, Ketua Kadin Kota Balikpapan, Noval Asfihani, mengatakan penyelenggaraan Festival Rakyat tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Hari ini memang ada Festival Rakyat yang bertepatan dengan Piala Dunia. Jadi bukan hanya nonton bola saja, tetapi kami ingin teman-teman UMKM berkumpul dan ikut merasakan dampak ekonomi dari ramainya masyarakat yang datang,” kata Noval di sela pembukaan kegiatan, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, momentum Piala Dunia dimanfaatkan untuk menciptakan peluang usaha bagi para pelaku UMKM agar dapat memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.
“Harapannya, dengan adanya nonton bareng ini masyarakat datang ramai, sehingga teman-teman UMKM memiliki kesempatan memasarkan produk-produknya. Produk lokal bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Noval menjelaskan, selama tujuh hari pelaksanaan festival, panitia menyediakan sekitar 15 tenda yang diisi dua UMKM di setiap ada dua pelaku UMKM atau sekitar 30 pelaku usaha. Tidak seluruh peserta berasal dari binaan Kadin, tetapi juga melibatkan UMKM yang difasilitasi berbagai pihak, termasuk Kodam VI/Mulawarman dan Bank Indonesia.
“Kurang lebih ada 30 UMKM. Ini bukan hanya dari Kadin, tetapi ada juga yang difasilitasi Kodam dan unsur lainnya. Semua terlibat untuk menyukseskan kegiatan ini,” jelasnya.
Dia menambahkan, seluruh tenant diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya. Panitia hanya menyediakan fasilitas agar para pelaku usaha dapat fokus mempromosikan produk dan meningkatkan omzet penjualan.
Selain bazar UMKM, Festival Rakyat 2026 juga menghadirkan berbagai hiburan bagi masyarakat, seperti pertunjukan seni budaya, wahana keluarga, perlombaan, hingga aktivitas interaktif yang dapat dinikmati seluruh kalangan.
Noval berharap kolaborasi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut mampu memperkuat semangat gotong royong sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Jadi momen Piala Dunia ini bukan hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Pengunjung bisa menikmati pertandingan sekaligus membeli produk-produk lokal yang dijual UMKM,” pungkasnya. (yud)






