Lintasbalikpapan.com – Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Brasil setelah kalah dengan skor 0-3 dalam lanjutan Copa Das Nacoes de Futsal 2026. Pertandingan yang berlangsung di Max Ronsenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, Jumat pagi WIB, menjadi ujian berat bagi skuad Garuda saat menghadapi tim peringkat pertama dunia.
Meski gagal mencetak gol, Indonesia sempat memberikan perlawanan yang cukup menjanjikan, terutama pada awal pertandingan. Anak asuh Hector Souto beberapa kali mampu merepotkan pertahanan tuan rumah sebelum Brasil menemukan celah untuk membangun keunggulan. Hasil ini membuat perjuangan Indonesia di Grup A semakin menantang, terlebih mereka membutuhkan kemenangan pada pertandingan berikutnya.
Indonesia Berani Menekan, Brasil Unggul Menjelang Akhir Babak Pertama
Sejak pertandingan di mulai, Timnas Futsal Indonesia tidak hanya bertahan menghadapi tekanan Brasil. Garuda juga mencoba menciptakan peluang melalui serangan cepat dan pressing untuk merebut penguasaan bola di area lawan. Peluang pertama Indonesia datang melalui sundulan Syauqi Saud pada menit kedua. Namun, upayanya belum menghasilkan gol karena bola masih terlalu lemah. Brasil kemudian merespons lewat Vinicius Rocha pada menit keenam, tetapi kiper Ahmad Habiebie mampu menggagalkan ancaman tersebut.
Kesempatan emas kembali hadir pada menit kedelapan. Andarias Kareth berhasil melakukan pressing dan mencuri bola di wilayah pertahanan Brasil. Sayangnya, penyelesaian akhirnya masih bisa di tepis oleh penjaga gawang Matheus Assuncao.
Momen tersebut memperlihatkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki peluang untuk membuka skor. Tantangannya adalah menjaga ketajaman ketika kesempatan datang, sebab menghadapi tim sekelas Brasil berarti setiap peluang bisa sangat menentukan.
Setelah mampu menahan serangan lawan pada fase awal, Indonesia akhirnya kebobolan melalui Cleber de Souza. Pemain Brasil itu melepaskan tendangan keras dari sisi kanan pertahanan Garuda yang berhasil menaklukkan Habibie di tiang dekat.
Indonesia sempat mencoba membalas melalui Ardiansyah Nur pada menit ke-17. Namun, Brasil kembali memperlebar jarak lewat aksi individu Fabinho semenit kemudian. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Brasil Menambah Gol, Pertahanan Garuda Kembali Diuji
Memasuki babak kedua, Brasil tetap tampil agresif dan berusaha memperbesar keunggulan. Indonesia menghadapi tekanan yang tidak ringan karena harus menjaga pertahanan sekaligus mencari cara untuk memperkecil ketertinggalan. Upaya Brasil akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-29. Cleber kembali menjadi bagian penting dalam serangan dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Tendangan kerasnya memang sempat ditahan oleh Habibie, tetapi bola muntah mengarah tepat kepada Felipe Rufino Alixandre yang berdiri di depan gawang.
Rufino tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan berhasil menceploskan bola ke gawang Indonesia. Skor berubah menjadi 3-0 dan bertahan sampai pertandingan berakhir. Kekalahan ini menunjukkan bahwa menghadapi lawan dengan kualitas individu tinggi membutuhkan konsentrasi penuh selama pertandingan. Indonesia mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi belum berhasil mengonversinya menjadi gol. Di sisi lain, Brasil memperlihatkan efektivitas dalam memanfaatkan ruang dan bola muntah.
Bagi skuad Hector Souto, evaluasi tidak cukup hanya berfokus pada lini belakang. Penyelesaian akhir juga perlu mendapat perhatian agar peluang yang berhasil dibangun tidak terbuang sia-sia dalam pertandingan berikutnya.
Timnas Futsal Indonesia Wajib Bangkit untuk Menjaga Peluang Lolos
Kekalahan dari Brasil membuat persaingan di Grup A semakin penting bagi Indonesia. Brasil mengoleksi enam poin dan kokoh di puncak klasemen sementara. Sementara itu, Indonesia berada di posisi terbawah, di bawah Tanjung Verde yang menempati peringkat kedua setelah kalah 2-4 dari Brasil.
Situasi tersebut membuat pertandingan berikutnya melawan Tanjung Verde menjadi sangat krusial. Indonesia dijadwalkan menghadapi lawan tersebut pada Sabtu, 17 Oktober 2026, waktu Indonesia Barat, dengan target meraih kemenangan demi membuka peluang finis sebagai runner-up grup.
Garuda perlu membawa sisi positif dari pertandingan melawan Brasil, terutama keberanian melakukan pressing dan kemampuan menciptakan peluang pada awal laga. Namun, kedua aspek tersebut harus dibarengi dengan penyelesaian akhir yang lebih efektif dan disiplin menjaga pertahanan.
Dukungan terhadap Timnas Futsal Indonesia tetap penting, tetapi hasil di pertandingan berikutnya akan sangat ditentukan oleh respons para pemain setelah kekalahan ini.
Kesimpulannya, kekalahan 0-3 dari Brasil menjadi pelajaran berharga bagi Indonesia di Copa Das Nacoes de Futsal 2026. Kesempatan untuk bangkit masih terbuka, tetapi Garuda harus tampil lebih tajam dan konsisten saat menghadapi Tanjung Verde. Kemenangan menjadi target utama jika Indonesia ingin menjaga peluang melangkah lebih jauh dalam turnamen ini.











