Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta kembali menunjukkan konsistensi pada awal BRI Super League 2026/27. Menghadapi Java United pada pekan ketiga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu, Macan Kemayoran berhasil mengamankan kemenangan tipis 1-0.
Hasil Persija vs Java United tersebut terasa penting karena membuat tim ibu kota menyapu bersih tiga pertandingan pertama musim ini. Setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Borneo FC dan Persib Bandung, Persija kembali mengoleksi tiga poin lewat gol tunggal Arlyansyah Abdulmanan.
Kemenangan ini juga memperlihatkan satu hal menarik: Persija tidak harus menang dengan banyak gol untuk tetap terlihat efektif. Mereka mampu mencetak gol lebih awal, kemudian menjaga keunggulan hingga peluit panjang.
Gol Cepat Arlyansyah Jadi Pembeda
Persija langsung mencoba mengambil kendali permainan sejak menit awal. Pergerakan lini tengah mereka membuat Java United cukup kesulitan mengembangkan serangan dan keluar dari tekanan. Gol yang di tunggu akhirnya hadir pada menit ke-13. Arlyansyah Abdulmanan berhasil memanfaatkan umpan mendatar Kerim Memija dari sisi kiri untuk membawa Persija unggul 1-0.
Bagi Arlyansyah, gol tersebut punya arti tersendiri. Ini menjadi gol pertamanya pada musim 2026/27 sekaligus gol keduanya untuk Persija setelah sebelumnya mencatatkan gol pada musim lalu.
Unggul lebih dulu membuat permainan Persija semakin nyaman. Mereka masih memiliki beberapa peluang untuk menambah skor. Salah satunya datang melalui Arlyansyah pada menit ke-33 setelah memimpin serangan balik. Namun, tendangan kaki kanannya berhasil ditepis Jorge Meurer.
Java United juga sempat mendapat masalah ketika Alexander Jeremejeff memperoleh kesempatan di depan gawang. Sayangnya, umpan Stjepan Loncar tidak berada pada posisi ideal sehingga peluang tersebut gagal dimanfaatkan.
Java United Bangkit, Persija Jakarta Tetap Bertahan
Memasuki babak kedua, Java United mencoba mengubah pendekatan permainan. Pelatih Fabio Lefundes memasukkan Tri Setiawan untuk menggantikan Muhamad Firli. Pergantian tersebut membuat permainan Java United terlihat lebih hidup. Meski tekanan mulai meningkat, Persija masih mampu mempertahankan kontrol pertandingan. Rayhan Hannan sempat mendapatkan peluang pada menit ke-67, tetapi sepakannya belum menemui sasaran.
Persija sebenarnya punya kesempatan memperlebar jarak pada menit ke-80. Jeremejeff berhasil menemukan ruang, tetapi penyelesaiannya kembali digagalkan Meurer. Java United kemudian merespons melalui David Da Silva lima menit berselang. Ia memenangkan duel dengan Rizky Ridho di kotak penalti, tetapi tembakannya masih melebar dari gawang Nadeo Argawinata.
Sampai pertandingan berakhir, tidak ada gol tambahan. Skor 1-0 pun bertahan dan memastikan Persija Jakarta membawa pulang kemenangan ketiga secara beruntun.
Tiga Laga, Tiga Kemenangan Persija
Kemenangan atas Java United membuat Persija mengawali musim dengan catatan sempurna. Sembilan poin sudah dikumpulkan dari tiga pertandingan, sekaligus menempatkan mereka di posisi kedua klasemen sementara.
Yang membuat catatan ini semakin menarik adalah lawan-lawan Persija pada tiga pekan awal. Borneo FC dan Persib Bandung sebelumnya menjadi dua tim yang finis di posisi teratas musim lalu, sementara Java United menjadi ujian berikutnya yang berhasil dilewati.
Di sisi lain, Java United masih harus bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan pertama. Kekalahan dari Persija membuat mereka tetap berada di peringkat ke-17 dengan minus satu poin. Tim yang sebelumnya bernama Malut United itu mengawali musim dengan minus dua poin dan sejauh ini baru mengoleksi satu hasil imbang serta dua kekalahan.
Bagi Persija, tiga kemenangan ini tentu menjadi modal berharga. Namun, perjalanan musim masih panjang. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi ketika lawan mulai membaca pola permainan mereka.












