Borneo FC Keok 1-3, Dewa United Pesta Gol Berkat Brace Denilson!

Lintasbalikpapan.comDewa United membawa pulang tiga poin penting setelah mengalahkan Borneo FC dengan skor 3-1 dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu sore. Hasil ini terasa semakin spesial karena Banten Warriors mampu meredam tekanan tuan rumah sekaligus memanfaatkan celah yang muncul di sepanjang pertandingan.

Borneo FC sebenarnya langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Pesut Etam mencoba membuat Dewa United kesulitan melalui permainan agresif dan serangan cepat. Namun, pendekatan tersebut tidak sepenuhnya berjalan sesuai rencana karena Dewa United cukup disiplin menjaga area pertahanan.

Alih-alih terus meladeni permainan terbuka, Dewa United memilih menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik. Strategi tersebut membuahkan hasil pada menit ke-14 ketika Johnathan Pereira berhasil menemukan ruang kosong di pertahanan Borneo FC.

Johnathan kemudian memanfaatkannya untuk membawa Dewa United unggul 1-0. Gol sempat diperiksa oleh wasit Eko Saputra bersama tim VAR karena terdapat dugaan offside. Setelah pengecekan, posisi Johnathan dinyatakan aman sehingga gol tetap disahkan.

Borneo FC tidak tinggal diam. Menjelang babak pertama berakhir, Rodrigo Varanda sebenarnya memiliki peluang bagus untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, tembakan tersebut hanya mengenai mistar gawang sehingga skor 0-1 bertahan sampai turun minum.

Ikhsan Nul Zikrak Bikin Laga Kembali Panas

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil dengan tempo yang lebih tinggi. Tekanan yang terus diberikan akhirnya membuahkan hasil hanya beberapa menit setelah pertandingan kembali dimulai. Pada menit ke-49, Ikhsan Nul Zikrak sukses mencetak gol penyama kedudukan. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang Borneo FC untuk mengamankan kemenangan di kandang.

Setelah kedudukan imbang, pertandingan semakin terbuka. Kedua tim sama-sama memiliki alasan untuk bermain lebih agresif. Borneo FC ingin membalikkan keadaan, sementara Dewa United berusaha mencari kesempatan untuk kembali unggul.

Situasi tersebut membuat jalannya pertandingan berlangsung cukup sengit. Serangan silih berganti terjadi di kedua sisi lapangan. Namun, ketika laga memasuki menit-menit akhir, Dewa United justru mendapatkan keuntungan besar dari sebuah insiden di kotak penalti.

Dua Penalti Denilson Kunci Kemenangan Dewa United

Petaka bagi Borneo FC terjadi pada menit ke-88. Kiper Kadu melakukan pelanggaran terhadap Taisei Marukawa di dalam kotak penalti sehingga Dewa mendapatkan hadiah tendangan dari titik putih. Denilson dipercaya sebagai eksekutor. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan berhasil menjalankan tugasnya pada menit ke-90+1. Gol itu membuat Dewa United kembali berada di depan dengan skor 2-1.

Borneo FC sebenarnya masih memiliki waktu untuk mengejar ketertinggalan. Namun, situasi justru semakin sulit ketika kesalahan komunikasi terjadi di lini pertahanan pada masa tambahan waktu. Denilson kembali memanfaatkan kesempatan tersebut dan mencetak gol keduanya pada menit ke-90+6. Skor berubah menjadi 3-1 dan sekaligus menjadi hasil akhir pertandingan.

Kemenangan ini membuat Dewa United mengoleksi tujuh poin sekaligus naik ke posisi teratas klasemen sementara Super League 2026/2027. Sementara itu, Borneo FC berada di peringkat ke-10 dengan tiga poin.

Bagi Borneo FC, hasil tersebut juga memperpanjang catatan kekalahan di kandang setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Persija Jakarta. Di sisi lain, Dewa United menunjukkan bahwa pertandingan bisa berubah drastis hanya dalam beberapa menit, terutama ketika sebuah tim mampu memaksimalkan peluang pada fase krusial.

Dengan hasil ini, perhatian tentu akan tertuju pada bagaimana kedua tim melanjutkan perjalanan mereka pada pertandingan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed