Manchester United Vs Sabah: Menang Telak 4-0, Setan Merah Mulai Tunjukkan Taringnya!

Lintasbalikpapan.comManchester United membuka kiprahnya di Liga Champions musim ini dengan hasil yang cukup meyakinkan. Bermain di Old Trafford, Setan Merah berhasil menghajar Sabah FK dengan skor 4-0 pada Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

Menariknya, kemenangan besar ini tidak sepenuhnya menggambarkan jalannya pertandingan. Sabah sempat mampu menguasai bola pada fase awal dan beberapa kali mengancam pertahanan MU. Namun, perbedaan terbesar terlihat ketika kedua tim memasuki area berbahaya.

MU tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang. Empat gol lahir dari kombinasi serangan cepat, umpan terobosan, hingga situasi bola mati.

Manchester United Mulai Menemukan Celah Pertahanan Sabah

Sabah sebenarnya mengawali laga dengan cukup percaya diri. Tim debutan tersebut berani menguasai bola dan mencoba membangun serangan sejak menit awal. MU merespons dengan pressing yang membuat lawan tidak leluasa mengembangkan permainan.

Peluang pertama Setan Merah hadir melalui Matheus Cunha. Mendapat umpan Bryan Mbeumo, Cunha melepaskan tembakan mendatar yang masih mampu dihentikan Stas Pokatilov. Tekanan MU akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-27. Patrick Dorgu mengirimkan umpan silang ke area berbahaya dan Cunha menyambutnya dengan sontekan dari dekat gawang.

Gol tersebut seperti membuka keran serangan MU. Bruno Fernandes kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-42 setelah menerima umpan tarik dari rangkaian kombinasi Cunha dan Tielemans.

Tidak butuh waktu lama, Benjamin Sesko membuat Sabah semakin terpuruk. Mbeumo mengirimkan umpan terobosan yang membuat Sesko lolos dari penjagaan. Penyerang MU itu kemudian mengecoh kiper sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.

Sabah Punya Peluang, MU Lebih Klinis

Satu hal yang menarik dari laga MU vs Sabah adalah tim tamu sebenarnya tidak sepenuhnya kehilangan kesempatan. Joy Lance Mickels sempat mengancam melalui sundulan yang hanya mengenai sisi luar jala. Setelah jeda, Sabah juga beberapa kali mencoba mencari celah di pertahanan MU.

Masalahnya, peluang tersebut tidak berakhir menjadi gol. Sebaliknya, MU mampu memanfaatkan momentum dengan jauh lebih baik. Pada menit ke-68, Lisandro Martinez mencetak gol keempat setelah situasi bola mati Bruno Fernandes menghasilkan kemelut di depan gawang.

Bagi MU, efektivitas seperti ini menjadi salah satu pembeda utama. Mereka tidak harus menciptakan peluang setiap menit untuk menghasilkan banyak gol. Begitu pertahanan Sabah kehilangan konsentrasi, pemain-pemain MU langsung menghukumnya.

Skor 4-0 Jadi Awal Positif Manchester United

Memasuki menit-menit akhir, Sabah masih berusaha mencetak gol hiburan. Mickels sempat mendapatkan peluang melalui tembakan keras yang melebar tipis. Orphe Mbina juga mencoba memanfaatkan crossing dengan sundulan, tetapi bola masih melambung.

Hingga peluit panjang berbunyi, skor 4-0 tidak berubah. Hasil ini jelas menjadi modal positif bagi Manchester United untuk memulai perjalanan di Liga Champions. Cunha, Fernandes, Sesko, dan Martinez masing-masing punya kontribusi penting dalam kemenangan tersebut.

Sementara bagi Sabah FK, kekalahan ini menjadi pelajaran bahwa penguasaan bola saja belum cukup ketika menghadapi tim dengan kualitas penyelesaian akhir seperti MU. Mereka mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi ketidakmampuan mengonversinya membuat perjuangan di Old Trafford berakhir tanpa gol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *