Lintasbalikpapan.com – Sassuolo harus puas membawa pulang satu poin dari lawatannya ke markas Bologna pada giornata ketiga Serie A 2026/2027. Bermain di Stadion Renato Dall’Ara, Minggu (6/9/2026) malam WIB, Jay Idzes Cs sempat dua kali berada di depan sebelum akhirnya di paksa bermain imbang 2-2.
Laga ini juga menjadi perhatian bagi pencinta sepak bola Indonesia karena Jay Idzes kembali dipercaya sebagai starter. Bek Timnas Indonesia tersebut tampil sejak menit pertama dan menempati posisi bek tengah dalam skema 4-3-3.
Sassuolo Dua Kali Unggul, Bologna Tak Mau Menyerah
Sassuolo mengawali pertandingan dengan cukup percaya diri. Tekanan yang dibangun tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-19. Josh Doig menjadi pemain yang membuka keran gol Sassuolo. Ia melepaskan tembakan mendatar yang berhasil menaklukkan pertahanan Bologna. Keunggulan 1-0 tersebut mampu dipertahankan Sassuolo hingga babak pertama selesai.
Memasuki paruh kedua, pertandingan berubah menjadi lebih terbuka. Bologna tidak membutuhkan waktu lama untuk menemukan gol penyeimbang. Roberto Piccoli mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-50 dan membuat kedudukan kembali sama kuat.
Namun, Sassuolo langsung memberikan respons. Enam menit berselang, Vasilije Adzic kembali membawa tim tamu unggul 2-1. Situasi tersebut sebenarnya membuka peluang Sassuolo untuk membawa pulang kemenangan. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan sampai peluit panjang.
Bologna mendapatkan momentum pada masa injury time. Artem Dovbyk yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Gol tersebut membuat Sassuolo kehilangan dua poin yang sudah berada di depan mata.
Jay Idzes Jadi Salah Satu Pemain Penting Sassuolo
Di tengah hasil imbang tersebut, performa Jay Idzes menjadi salah satu catatan positif Sassuolo. Sang bek dipercaya tampil penuh selama pertandingan dan tidak ditarik keluar hingga laga berakhir. Perannya cukup penting ketika Bologna mencoba meningkatkan tekanan, terutama setelah tertinggal. Jay mencatatkan empat sapuan, satu intersep, serta memenangkan dua duel udara.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa Jay cukup aktif dalam mengantisipasi serangan lawan. Ia tidak hanya mengandalkan duel fisik, tetapi juga membaca arah permainan untuk memutus aliran bola Bologna. Meski begitu, pertahanan Sassuolo tetap gagal menjaga keunggulan hingga pertandingan selesai. Gol Dovbyk di penghujung laga menjadi bukti bahwa konsentrasi hingga detik terakhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Sassuolo Masih di Papan Tengah Serie A
Hasil imbang ini membuat Sassuolo mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan. Mereka sementara berada di peringkat ke-10 klasemen Serie A. Sementara itu, Bologna masih berada di posisi ke-15 dengan koleksi satu poin. Bagi Sassuolo, hasil tersebut memang belum menjadi bencana karena kompetisi masih panjang. Namun, kehilangan kemenangan setelah dua kali unggul tentu terasa mengecewakan.
Buat Jay Idzes, laga ini menjadi kesempatan penting untuk terus mendapatkan menit bermain dan membangun konsistensi di kompetisi Italia. Performa solid secara individu perlu dibarengi dengan kestabilan lini belakang agar Sassuolo tidak lagi kehilangan poin pada momen-momen krusial.
Jika mampu memperbaiki konsentrasi di menit akhir, Sassuolo berpeluang mengubah hasil imbang seperti ini menjadi kemenangan pada pertandingan berikutnya.






