Lintasbalikpapan.com, BANJARBARU— Terangnya lampu di rumah, sekolah, rumah sakit, hingga pusat usaha ternyata menyimpan proses panjang yang jarang diketahui masyarakat. Di balik nyalanya listrik, ada pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, pengamanan proyek, hingga mitigasi risiko yang harus dipastikan berjalan tanpa hambatan.
Untuk memperkuat kelancaran pembangunan tersebut, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) resmi mempererat sinergi dengan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Kalimantan Selatan.
Koordinasi strategis itu berlangsung di Kantor BINDA Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (8/7) dan menjadi bagian dari langkah PLN memastikan proyek-proyek ketenagalistrikan dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan.
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BINDA Kalsel Brigjen Pol. Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H., beserta jajaran, serta General Manager PLN UIP KLT Dewanto bersama jajaran manajemen PLN UIP KLT.
Bukan Sekadar Bangun Tower dan Gardu
Dalam diskusi yang berlangsung intensif, PLN dan BINDA Kalsel membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan dan penyaluran tenaga listrik di Kalimantan Selatan. Fokus pembahasan mencakup dukungan pengamanan, penguatan tata kelola proyek, hingga mitigasi potensi kendala yang dapat memengaruhi kelancaran pembangunan infrastruktur listrik.
Bagi PLN, pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk tidak hanya membutuhkan kesiapan teknis, tetapi juga lingkungan yang kondusif agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat terus terjaga.
“PLN terus memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder strategis. Sinergi dengan BINDA Kalsel menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan dan penyaluran ketenagalistrikan, khususnya dari aspek pengamanan, deteksi dini, serta mitigasi potensi kendala di lapangan,” ujar Dewanto.
Listrik Andal Butuh Sinergi Banyak Pihak
Dewanto menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas infrastruktur yang dibangun, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak menjaga stabilitas dan kelancaran proses pembangunan hingga jaringan beroperasi melayani masyarakat.
“Kami berharap koordinasi ini dapat memperkuat kesamaan pemahaman dan kolaborasi dalam mendukung penyediaan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat di Kalimantan Selatan,” tambahnya.
BINDA Kalsel Siap Dukung Kondusivitas Wilayah
Sementara itu, Brigjen Pol. Sentot Adi Dharmawan menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan PLN. Menurutnya, komunikasi dan sinergi lintas instansi memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran program-program strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
“BINDA Kalsel siap mendukung koordinasi sesuai tugas dan fungsi yang dimiliki, terutama dalam menjaga kondusivitas wilayah dan mendukung kelancaran program strategis ketenagalistrikan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Deteksi Dini untuk Cegah Hambatan Proyek
Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur modern tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik proyek, tetapi juga pada penguatan koordinasi antarlembaga untuk mengantisipasi berbagai potensi hambatan sejak dini.
Dengan adanya deteksi dini, komunikasi yang baik, dan koordinasi yang semakin kuat, risiko yang dapat mengganggu pembangunan maupun penyaluran tenaga listrik diharapkan dapat diminimalkan.
Dampaknya Langsung untuk Warga Kalsel
Bagi masyarakat Kalimantan Selatan, penguatan sinergi antara PLN dan BINDA Kalsel diharapkan bermuara pada satu tujuan utama: pasokan listrik yang semakin andal untuk mendukung rumah tangga, layanan publik, dunia usaha, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.
PLN menegaskan bahwa di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan pesatnya pembangunan wilayah, sinergi lintas lembaga menjadi fondasi penting agar infrastruktur kelistrikan dapat dibangun dan dioperasikan secara aman, berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan langkah strategis ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan listrik yang tidak hanya menyala hari ini, tetapi juga mampu menopang pertumbuhan dan kesejahteraan Kalimantan Selatan di masa depan. (*)






