Lintasbalikpapan.com, TENGGARONG – Kreativitas generasi muda tidak hanya dapat diasah melalui kegiatan akademik di ruang kelas. Hal itu dibuktikan PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) selaku Main Dealer Yamaha wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara melalui pelatihan merangkai bunga dan dekorasi kue yang digelar di SMKN 1 Tenggarong.
Kegiatan yang berlangsung di sekolah yang berada di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Baru, Tenggarong tersebut mendapat sambutan antusias dari para pelajar. Tidak hanya siswa jurusan kuliner, pelatihan ini juga diikuti siswa dari berbagai jurusan yang ingin mencoba pengalaman baru di bidang ekonomi kreatif.
Wakil Kepala Bidang Humas SMKN 1 Tenggarong, Kiki, mengapresiasi inisiatif Yamaha yang menghadirkan kegiatan edukatif dan kreatif bagi para siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Yamaha yang telah hadir dan memberikan pelatihan kepada siswa-siswi kami. Kegiatan yang diberikan sangat menarik, mulai dari merangkai bunga segar hingga dekorasi kue yang hasilnya sangat cantik,” ujarnya.
Menurut Kiki, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda yang belum tentu diperoleh siswa dalam proses pembelajaran sehari-hari di sekolah.
“Bagi siswa jurusan kuliner mungkin sudah cukup familiar, tetapi bagi siswa dari jurusan lain ini merupakan pengalaman baru yang sangat menarik. Walaupun berlangsung singkat, dampaknya cukup besar karena menambah wawasan dan keterampilan mereka,” katanya.
Antusiasme juga terlihat dari para peserta yang mengikuti setiap sesi pelatihan dengan penuh semangat.
Dhea, salah satu siswi SMKN 1 Tenggarong, mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan dekorasi kue dan merangkai bunga.
“Saya belum pernah mengikuti kegiatan seperti ini sebelumnya. Orang tua saya juga tidak memiliki latar belakang di bidang pembuatan kue, jadi ini pengalaman pertama yang sangat menyenangkan dan menambah pengetahuan saya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dita yang mengaku mendapatkan pengalaman baru melalui pelatihan merangkai bunga.
“Jujur, kegiatan ini sangat seru. Saya baru pertama kali merangkai bunga dan ternyata menyenangkan. Saya juga sudah mengetahui program FOMO Yamaha dari Instagram sehingga cukup familiar dengan kegiatan mereka,” katanya.
Sementara itu, Ninis mengaku kegiatan dekorasi kue menjadi sarana yang tepat untuk menyalurkan kreativitas.
“Kegiatan hari ini sangat seru karena melatih kreativitas kami untuk menuangkan ide-ide dalam menghias kue. Hasil akhirnya benar-benar bergantung pada kreativitas masing-masing,” ujarnya.
Bagi Salwa, pengalaman membuat buket bunga mawar menjadi salah satu momen paling berkesan selama mengikuti kegiatan.
“Di sekolah kami belum pernah ada kegiatan seperti ini sebelumnya. Hari ini saya belajar membuat buket bunga mawar dan itu pengalaman pertama yang sangat menyenangkan,” katanya.
Hal serupa juga dirasakan Ana dan Eca yang mengaku mendapatkan keterampilan baru melalui pelatihan tersebut.
“Kegiatan ini sangat seru karena saya baru pertama kali membuat buket bunga. Awalnya memang sedikit sulit, tetapi ternyata hanya membutuhkan kreativitas dan ide dalam menyusun bunga,” ujar Ana.
Sedangkan Eca berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar di masa mendatang.
“Kalau ada kegiatan seperti ini lagi, saya pasti ingin ikut. Pengalaman seperti ini sangat menyenangkan dan bermanfaat,” katanya.
Asisten Manajer Promosi Area PT Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) Main Dealer Yamaha Kaltim, Efendy Ariadi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Yamaha dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.
“Melalui pelatihan merangkai bunga dan dekorasi kue ini, Yamaha ingin memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan yang dapat mendukung ekonomi kreatif di masa depan,” ujar Efendy.
Menurutnya, Yamaha tidak hanya ingin hadir melalui produk otomotif, tetapi juga melalui berbagai program edukatif yang memberikan manfaat langsung bagi pelajar.
“Kami melihat generasi muda memiliki potensi besar untuk terus berkarya apabila diberikan kesempatan dan wadah yang tepat. Antusiasme siswa SMKN 1 Tenggarong hari ini membuktikan bahwa kegiatan berbasis kreativitas memiliki daya tarik tersendiri dan bisa menjadi bekal berharga bagi masa depan mereka,” jelasnya.
Efendy berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat dikembangkan lebih lanjut, bahkan menjadi peluang usaha yang mampu mendukung kemandirian ekonomi di masa mendatang.
“Ke depan, Yamaha akan terus menghadirkan program-program positif yang mendukung pengembangan potensi generasi muda sekaligus memperkuat hubungan baik dengan dunia pendidikan di Kalimantan Timur,” tutupnya. (*)







