Lintasbalikpapan.com – Super League 2025/2026 memasuki fase akhir kompetisi. Persib Bandung memang menjadi tim yang paling difavoritkan untuk meraih gelar juara musim ini. Namun, persaingan di papan atas bukan satu-satunya hal yang mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Musim ini juga menjadi panggung penting bagi para Pemain Muda Terbaik Indonesia untuk menunjukkan kualitas mereka.
Regulasi kewajiban memainkan pemain U-23 selama minimal 45 menit memang membantu membuka peluang tampil. Akan tetapi, beberapa nama justru mampu membuktikan bahwa mereka layak mendapat tempat utama bukan karena aturan, melainkan karena kualitas permainan yang benar-benar menonjol.
Dari banyaknya talenta muda yang muncul, ada tiga pemain yang tampil paling konsisten dan layak masuk dalam kandidat pemain muda terbaik musim ini.
3 Pemain Muda Terbaik di BRI Super League 2025/2026
Berikut dibawah ini 3 Pemain Muda Terbaik di BRI Super League 2025/2026:
1. Cahya Supriadi
Posisi penjaga gawang menjadi salah satu sektor yang paling sulit ditembus pemain lokal di BRI Super League musim ini. Banyak klub lebih memilih menggunakan kiper asing sebagai andalan utama. Namun, Cahya Supriadi berhasil mematahkan anggapan tersebut.
Keputusan Cahya bergabung dengan PSIM Yogyakarta menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya. Bersama Laskar Mataram, ia mendapatkan kesempatan tampil reguler sebagai kiper utama.
Kesempatan itu tidak disia-siakan begitu saja. Cahya mampu tampil solid dan penuh percaya diri di bawah mistar gawang PSIM. Hingga saat ini, ia sudah mencatatkan 31 penampilan sepanjang musim.
Refleks cepat, keberanian saat duel udara, serta kemampuan membaca arah bola menjadi keunggulan utama Cahya. Penampilannya beberapa kali menjadi faktor penting yang membantu PSIM meraih poin dalam pertandingan sulit.
Di usia yang masih muda, Cahya menunjukkan mentalitas yang matang sebagai seorang penjaga gawang. Jika mampu mempertahankan performanya, masa depan cerah jelas menantinya di level yang lebih tinggi.
2. Dony Tri Pamungkas
Nama Dony Tri Pamungkas menjadi salah satu yang paling sering di bicarakan sepanjang musim. Bek kiri milik Persija Jakarta itu berhasil menunjukkan perkembangan luar biasa di usia yang masih sangat muda.
Pemain berusia 21 tahun tersebut tampil matang saat menjaga lini pertahanan Macan Kemayoran. Dony tidak hanya kuat dalam bertahan, tetapi juga cukup aktif membantu serangan dari sisi kiri. Catatan 25 penampilan dengan kontribusi satu gol dan satu assist menjadi bukti konsistensinya bersama Persija.
Yang membuat performa Dony semakin menarik adalah kemampuannya bersaing dengan pemain senior dan pemain asing. Kehadirannya bahkan membuat Persija berani melepas Alan Cardoso. Selain itu, Shayne Pattynama yang datang pada putaran kedua pun harus lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Kepercayaan besar yang diberikan pelatih Persija berhasil dijawab Dony dengan penampilan stabil hampir di setiap laga. Jika terus berkembang seperti sekarang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu bek kiri andalan Timnas Indonesia di masa depan.
3. Rivaldo Pakpahan
Selain Dony, Rivaldo Pakpahan juga menjadi salah satu pemain muda yang tampil mencolok musim ini. Gelandang milik Borneo FC Samarinda tersebut menunjukkan kualitas sebagai pemain tengah modern yang memiliki disiplin tinggi.
Rivaldo menjadi sosok penting dalam keseimbangan permainan Pesut Etam. Ia mampu menjaga ritme permainan sekaligus membantu pertahanan ketika tim kehilangan bola. Kolaborasinya bersama Kei Hirose membuat lini tengah Borneo FC terlihat solid sepanjang musim.
Pemain berusia 23 tahun itu sudah mencatatkan 26 penampilan di liga. Meski tidak terlalu menonjol dalam statistik gol maupun assist, kontribusi Rivaldo terasa besar dalam permainan tim secara keseluruhan.
Kemampuan membaca permainan menjadi salah satu kelebihan utama Rivaldo. Ia juga dikenal tenang saat berada di bawah tekanan lawan. Penampilan konsisten seperti ini membuat banyak pengamat menilai dirinya layak mendapat kesempatan lebih besar di Timnas Indonesia senior dalam waktu dekat.
Musim 2025/2026 menjadi bukti bahwa pemain muda Indonesia memiliki kualitas untuk bersaing di level tertinggi. Dony Tri Pamungkas, Rivaldo Pakpahan, dan Cahya Supriadi telah memperlihatkan bahwa talenta lokal mampu menjadi tulang punggung tim, bahkan di tengah ketatnya persaingan dengan pemain asing.










