Lintasbalikpapan.com, PENAJAM PASER UTARA – Pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Timur terus dikebut. Namun di balik pembangunan tower dan jaringan listrik, ada satu hal yang ikut diperkuat: pengawalan hukum.
Untuk memastikan seluruh program berjalan tertib dan sesuai aturan, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara.
Koordinasi dilakukan melalui audiensi antara PLN UPP KLT 1, PLN UP3 Balikpapan, PLN UP3 Nusantara, dan Kejari PPU di Kantor Kejaksaan Negeri PPU pada Selasa (19/5).
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, mengatakan komunikasi dengan berbagai stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang akuntabel dan sesuai koridor hukum.
“Program kelistrikan harus berjalan tertib secara proses, sesuai ketentuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut Basuki, koordinasi dengan Kejari PPU juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat dukungan kelembagaan terhadap berbagai proyek kelistrikan di Kalimantan Timur, termasuk kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu proyek yang turut dibahas dalam audiensi tersebut ialah pembangunan SUTT 150 kV Kuaro–GIS 4 IKN yang menjadi bagian penguatan sistem kelistrikan di wilayah Kalimantan Timur.
“Koordinasi ini penting untuk memastikan setiap tahapan program PLN berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap aturan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Harwanto, menyambut positif langkah koordinasi yang dilakukan PLN.
Menurutnya, komunikasi lintas instansi sangat penting agar program yang berkaitan dengan kepentingan publik dapat berjalan dengan baik dan sesuai hukum.
“Kami menyambut baik koordinasi yang dilakukan PLN. Komunikasi seperti ini penting agar pelaksanaan program berjalan sesuai koridor hukum dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui langkah ini, PT PLN (Persero) UIP KLT menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi mendukung pembangunan sistem kelistrikan yang andal, tertib, dan berkelanjutan di Kalimantan Timur, terutama di kawasan penyangga IKN yang terus berkembang pesat. (*)








