Dewan Usulkan Penambahan RBA di Seluruh Kelurahan

Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Sofyan Jufri, mendorong Pemerintah Kota untuk menambah fasilitas Ruang Bermain Anak (RBA) di berbagai wilayah. Ia menilai, keberadaan RBA sangat penting sebagai sarana tumbuh kembang anak sekaligus ruang interaksi sosial yang aman dan ramah anak di Balikpapan.

Menurut Sofyan, saat ini jumlah RBA di Kota Balikpapan masih terbatas dan belum merata di setiap kelurahan. Padahal, kebutuhan akan ruang bermain yang layak terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, khususnya keluarga muda yang membutuhkan fasilitas publik ramah anak di lingkungan tempat tinggal mereka.

“Ke depan kita harapkan setiap kelurahan memiliki minimal satu Ruang Bermain Anak. Ini penting untuk memastikan anak-anak punya tempat bermain yang aman, nyaman, dan terjangkau,” ujar Sofyan, Senin (4/5/2026)

Ia menegaskan, keberadaan RBA tidak hanya berfungsi sebagai tempat bermain, tetapi juga menjadi ruang edukasi yang dapat mendukung perkembangan fisik, sosial, dan emosional anak. Melalui fasilitas tersebut, anak-anak dapat berinteraksi secara langsung, belajar bersosialisasi, serta mengembangkan kreativitas di ruang terbuka.

Selain itu, Sofyan juga menyoroti pentingnya RBA sebagai salah satu solusi untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap penggunaan gadget yang semakin tinggi. Dengan adanya ruang bermain yang menarik dan memadai, anak-anak diharapkan lebih aktif bergerak dan berinteraksi di luar rumah.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pembangunan RBA harus memenuhi standar keamanan dan kenyamanan. Fasilitas yang disediakan harus ramah anak, mulai dari pemilihan material permainan, desain area bermain, hingga ketersediaan ruang terbuka hijau yang mendukung kesehatan lingkungan.

“Jangan hanya dibangun, tapi juga harus dirawat dengan baik. Perlu ada keterlibatan masyarakat dan pemerintah dalam menjaga fasilitas ini agar tetap layak digunakan,” katanya.

Sofyan juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak swasta, serta masyarakat dalam mewujudkan pemerataan RBA di seluruh kelurahan.

Menurutnya, sinergi ini penting agar pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran pemerintah, tetapi juga didukung partisipasi berbagai pihak.

Ia menambahkan, konsep RBA ke depan juga dapat dikembangkan menjadi ruang publik terpadu, yang tidak hanya menyediakan area bermain, tetapi juga fasilitas edukasi, taman keluarga, hingga ruang komunitas yang bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.

Dengan adanya penambahan RBA secara merata, Sofyan berharap Kota Balikpapan dapat semakin memperkuat predikat sebagai kota layak anak. Ia optimistis, keberadaan fasilitas tersebut akan memberikan dampak positif bagi kualitas hidup anak-anak serta mendukung terbentuknya generasi yang sehat, aktif, dan berdaya saing di masa depan. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *