Lintasbalikpapan.com – Pertemuan Bologna vs Sassuolo di pekan ke-17 Liga Italia 2025/26 bukan sekadar duel papan tengah. Laga yang berakhir imbang 1-1 ini menyuguhkan intensitas tinggi sejak menit awal, sekaligus menjadi panggung pembuktian bagi Jay Idzes. Bek tengah andalan Timnas Indonesia itu kembali menunjukkan perannya sebagai fondasi pertahanan Sassuolo, terutama saat timnya berada dalam tekanan tuan rumah.
Bermain di Stadion Renato Dall’Ara pada Senin dini hari WIB, Sassuolo datang dengan pendekatan berani. Mereka tak ragu bermain terbuka dan memanfaatkan transisi cepat. Meski Bologna lebih dominan dalam penguasaan bola, Sassuolo mampu bertahan dengan disiplin, di mana Jay Idzes menjadi figur kunci dalam menjaga keseimbangan lini belakang.
Statistik Bukan Sekadar Angka, Jay Idzes Buktikan Nilainya
Jika melihat statistik Fotmob, performa Jay Idzes memang terlihat mencolok. Namun kontribusinya jauh lebih besar dari sekadar angka di atas kertas. Dua blok, dua tekel, 11 sapuan, hingga intersepsi yang ia catatkan memperlihatkan bagaimana Idzes selalu berada di posisi yang tepat saat Bologna melancarkan serangan.
Ketika Bologna mulai menemukan ritme permainan melalui Orsolini, Zortea, hingga masuknya Ciro Immobile di babak kedua, lini pertahanan Sassuolo diuji habis-habisan. Di sinilah ketenangan Jay Idzes terlihat jelas. Ia tidak gegabah dalam duel, memilih membaca arah bola dan menutup ruang dengan efisien.
Momen krusial terjadi saat Bologna hampir mencetak gol dari jarak dekat. Bersama Fali Candé, Idzes melakukan penyelamatan di garis gawang yang praktis menjadi penentu hasil akhir. Aksi tersebut menjadi bukti bahwa kehadirannya bukan hanya soal fisik, tetapi juga kecerdasan membaca permainan.
Hasil Imbang yang Bernilai Penting bagi Sassuolo
Gol pembuka Bologna melalui Giovanni Fabbian sempat membuat Sassuolo berada dalam situasi sulit. Namun respons cepat lewat sundulan Tarik Muharemovic menunjukkan mental tim yang tidak mudah goyah. Setelah skor kembali imbang, Sassuolo justru tampil lebih percaya diri dan berani mengimbangi permainan Bologna.
Bagi Sassuolo, hasil ini terasa cukup berharga. Tambahan satu poin membuat mereka tetap bertahan di peringkat 10 klasemen dengan 22 poin. Posisi tersebut memberi ruang aman untuk terus bersaing tanpa tekanan berlebihan di papan bawah.
Sementara itu, Bologna harus puas gagal menyalip Como dan masih tertahan di urutan tujuh. Meski tampil agresif di menit akhir, solidnya pertahanan Sassuolo dan performa gemilang kiper Andrea Muric membuat tuan rumah kehilangan momentum.
Bagi Jay Idzes sendiri, laga ini semakin memperkuat statusnya sebagai pemain penting di Serie A. Konsistensi, ketenangan, dan kematangan dalam bertahan menjadi sinyal positif, baik untuk Sassuolo maupun bagi masa depannya di level tertinggi sepak bola Italia.






