Lintasbalikpapan.com – Perjalanan karier Jay Idzes di Italia terus menunjukkan perkembangan yang mengesankan. Bek andalan Timnas Indonesia tersebut berhasil mencuri perhatian setelah menjalani musim yang solid bersama Sassuolo di kompetisi Serie A 2025/2026. Konsistensi penampilannya sepanjang musim membuat nilai pasarnya mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
Kenaikan harga pasar ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan dari performa dan kontribusi besar yang diberikan Jay Idzes di level tertinggi sepak bola Italia. Tak heran jika namanya kini semakin diperhitungkan, baik di Italia maupun di kancah internasional.
Performa Konsisten Bersama Sassuolo Jadi Kunci Kenaikan Nilai
Musim pertama Jay Idzes bersama Sassuolo berjalan lebih baik dari yang di perkirakan banyak pihak. Setelah sempat absen pada awal musim, pemain berusia 25 tahun tersebut langsung mendapatkan kepercayaan sebagai pilihan utama di lini pertahanan.
Sepanjang musim, Jay tampil dalam hampir seluruh pertandingan Serie A dan menjadi sosok penting yang menjaga keseimbangan permainan tim. Kemampuannya membaca permainan, memenangkan duel udara, serta ketenangan saat menguasai bola membuatnya menjadi salah satu bek paling di andalkan Sassuolo.
Kontribusinya juga terlihat dari performa tim ketika dirinya berada di lapangan. Sassuolo mampu meraih banyak hasil positif dan beberapa kali mencatatkan clean sheet berkat kokohnya lini pertahanan yang dipimpin oleh Jay Idzes. Sebaliknya, saat ia tidak bermain, pertahanan tim terlihat lebih rapuh dan kesulitan mengimbangi lawan.
Berkat penampilan stabil tersebut, nilai pasar Jay Idzes kini mencapai sekitar Rp243,4 miliar. Angka itu meningkat hampir dua kali lipat di bandingkan nilai transfernya saat bergabung dari Venezia. Kenaikan ini menunjukkan bahwa Jay berhasil meningkatkan kualitas permainan sekaligus daya tarik di pasar transfer Eropa.
Menjadi Aset Paling Berharga di Skuad Garuda
Lonjakan nilai pasar membuat Jay Idzes kini menempati posisi sebagai pemain dengan harga tertinggi di Timnas Indonesia. Status ini menunjukkan betapa besar pengaruh dan kualitas yang di miliki sang bek dalam beberapa tahun terakhir.
Di bawah Jay Idzes, terdapat sejumlah pemain Timnas Indonesia yang juga memiliki nilai pasar tinggi seperti Kevin Diks, Calvin Verdonk, Emil Audero, dan Maarten Paes. Namun, selisih nilai pasar Jay dengan para pemain lainnya cukup jauh, menegaskan posisinya sebagai pemain paling bernilai dalam skuad Garuda saat ini.
Faktor usia juga menjadi alasan mengapa prospek Jay Idzes di nilai sangat cerah. Di usia 25 tahun, ia masih memiliki banyak waktu untuk berkembang dan mencapai level permainan yang lebih tinggi. Jika mampu mempertahankan performanya di Serie A, bukan tidak mungkin klub-klub besar Eropa mulai melirik jasanya dalam beberapa musim mendatang.
Cedera Paksa Jay Idzes Absen dari Agenda Timnas Indonesia
Di tengah kabar positif mengenai peningkatan nilai pasar. Timnas Indonesia harus menerima kenyataan bahwa Jay Idzes tidak dapat memperkuat skuad pada FIFA Matchday Juni 2026.
Cedera tumit yang dialaminya saat membela Sassuolo membuat sang pemain memilih fokus menjalani pemulihan. Akibatnya, Jay dipastikan melewatkan dua laga uji coba penting yang akan di jalani Timnas Indonesia melawan Oman dan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Absennya Jay tentu menjadi kehilangan besar bagi lini belakang Garuda. Pengalamannya bermain di kompetisi elite Eropa selama ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pertahanan Timnas Indonesia.
Meski demikian, keputusan untuk beristirahat di anggap sebagai langkah terbaik agar proses penyembuhan berjalan maksimal. Dengan kondisi fisik yang kembali prima, Jay Idzes diharapkan dapat kembali memperkuat Timnas Indonesia pada agenda internasional berikutnya dan melanjutkan tren positif kariernya di Eropa.
Kenaikan nilai pasar hingga menembus Rp243 miliar menjadi bukti nyata bahwa Jay Idzes saat ini merupakan salah satu pemain Indonesia dengan perkembangan karier paling menjanjikan. Jika performanya terus meningkat, bukan tidak mungkin nilainya akan kembali melonjak dan membuka peluang tampil di klub yang lebih besar pada masa depan.






