Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN — Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) kini tak sekadar wadah partisipasi warga, tetapi menjadi motor inovasi pembangunan lingkungan. Hal ini ditunjukkan LPM Baru Ilir di bawah kepemimpinan Taufik Qul Rahman yang juga merupakan anggota DPRD Kota Balikpapan telah berhasil memadukan semangat gotong royong dengan konsep ketahanan pangan dan penghijauan berbasis masyarakat.
Taufik, yang juga Anggota DPRD Kota Balikpapan, mengatakan bahwa pemberdayaan masyarakat seharusnya dimulai dari hal-hal sederhana di lingkungan tempat tinggal.
“Kita ingin masyarakat punya kesadaran untuk mandiri, produktif, dan peduli lingkungan. Melalui LPM, semua inisiatif itu bisa diwujudkan bersama,” ujarnya Taufik kepada wartawan, Rabu (5/11/2025)
Menurutnya, LPM Baru Ilir mempersiapkan sejumlah program kolaboratif, mulai dari lomba CGH tingkat RT, pengembangan ruang terbuka hijau, hingga ketahanan pangan melalui sistem hidroponik.
“Bulan depan kami akan mulai kegiatan ketahanan pangan berbasis tanaman sayur yang bisa dimanfaatkan langsung oleh warga,” jelasnya.
Langkah ini, kata Taufik, diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
“Membangun lingkungan bukan hanya urusan pemerintah, tapi juga gerakan bersama warga,” tegas politikus PKB dari Dapil Balikpapan Barat itu.
Ia menambahkan, penghargaan CGH yang diterima menjadi motivasi bagi seluruh warga Baru Ilir untuk mempertahankan budaya bersih dan hijau, bukan sekadar mengejar prestasi sesaat.
“Yang paling penting bukan meraih piala, tapi mempertahankan semangatnya. Kami ingin program LPM benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga,” katanya.
Sebagai wakil rakyat, Taufik juga berkomitmen untuk menjembatani kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah melalui penyaluran program CSR yang selaras dengan kebutuhan lingkungan.
“Kita ingin CSR perusahaan diarahkan untuk memperkuat ruang publik, taman hijau, dan UMKM warga, sehingga manfaatnya terasa langsung di akar rumput,” tutupnya. (yud/ADV/DPRD Balikpapan)






