Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Gubernur Wakil Gubernur, Walikota dan Wakil Walikota 2024, Kamis (19/9/2024).
Dalam rapat pleno yang berlangsung di Hotel Grand Jatra Balikpapan itu selain Komisioner KPU dan PPK juga dihadiri perwakilan Parpol, Forkompinda dan OPD terkait.
Dalam rapat pleno tersebut KPU Balikpapan menetapkan Daftar Pemilih Tetap Pilkada 2024 berjumlah 520.986 pemilih.
“Alhamdulillah, KPU Balikpapan telah menyelesaikan Rapat Pleno Terbuka untuk menetapkan DPT untuk Pilkada 2024. Total DPT yang kami tetapkan berjumlah 520.986 pemilih, yang tersebar di enam kecamatan dan 34 kelurahan di seluruh Balikpapan,” kata Prakoso Yudho Lelono kepada wartawan usai rapat pleno.
Yudho menjelaskan, bahwa penetapan DPT telah melalui proses yang cukup panjang yang melibatkan berbagai tahapan verifikasi, termasuk peninjauan ulang atas masukan dari masyarakat dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Salah satu kasus yang disorot adalah adanya seorang pemilih di Balikpapan Timur yang belum memenuhi syarat karena usia yang belum mencapai 17 tahun, sehingga harus dicoret dari daftar.
Di sisi lain, terdapat pula pemilih di Balikpapan Barat yang awalnya tidak terdaftar, namun setelah diverifikasi dan dilengkapi bukti KTP elektronik, akhirnya dimasukkan ke dalam DPT.
“Kami telah memastikan bahwa pemilih yang terdaftar benar-benar memenuhi syarat. Terdapat beberapa kasus yang masuk dari Bawaslu, salah satunya tentang pemilih yang belum memenuhi syarat usia di Balikpapan Timur, dan setelah dicek, benar usianya kurang dari 17 tahun,” terangnya.
Sebaliknya, di Balikpapan Barat, ada pemilih yang sebelumnya tidak terdaftar, namun setelah diverifikasi, akhirnya kami masukkan ke dalam DPT.
Tak hanya itu, lanjut Yudho bahwa jumlah DPT kali ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan Pemilu sebelumnya.
“Jadi jika dibandingkan dengan Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada bulan Februari lalu, DPT saat itu berjumlah 509.482 pemilih. Jadi, ada peningkatan sekitar 11.000 pemilih,” pungkasnya. (Djo)






