Lintasbalikpapan.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) berencana memasang sebanyak 1.600 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai wilayah kota pada tahun 2026. Program yang masuk dalam upaya mewujudkan “Balikpapan Terang” itu diperkirakan menelan anggaran sekitar Rp60 miliar hingga Rp70 miliar yang bersumber dari APBD.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurahman, mengatakan proses pengadaan dan pengiriman material PJU saat ini sedang berlangsung. Sebagian perangkat didatangkan dari Surabaya dan ditargetkan seluruh pemasangan dapat tuntas pada Juli 2026.
“Kita akan lakukan penambahan tahun ini dan insyaallah kita optimalkan. Saat ini ada pengiriman dari Surabaya untuk sumber-sumber PJU baru. Insyaallah bulan Juli nanti kita harapkan semua sudah tuntas,” ujar Fadli kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).
Ia menjelaskan, dari total 1.600 PJU yang direncanakan, sebagian merupakan pemasangan unit baru secara utuh dan sebagian lainnya berupa penggantian atau penambahan komponen seperti lampu dan ornamen.
“PJU itu tidak semuanya fisik baru secara keseluruhan. Ada yang hanya lampunya saja, ada juga yang hanya ornamennya, dan ada juga yang lengkap mulai dari tiang, ornamen, hingga lampu,” katanya.
Menurut Fadli, hingga saat ini progres pemasangan diperkirakan telah mencapai sekitar 40 persen atau sekitar 500 unit.
Dishub juga membagi jenis PJU yang dipasang menjadi beberapa kategori, yakni PJU konvensional, PJU tenaga surya, serta PJU artistik yang ditempatkan di sejumlah titik strategis kota.
“Untuk PJU artistik sudah ada yang dipasang di kawasan Balikpapan Baru dan Simpang Dome. Selain itu ada juga tiang high mast yang akan kita lakukan pemasangannya,” jelasnya.
Fadli menambahkan, penanganan PJU di Kota Balikpapan tidak hanya menjadi tanggung jawab Dishub. Pengelolaannya dibagi ke empat instansi sesuai fungsi dan wilayah kerja masing-masing.
“Dishub menangani PJU dengan ketinggian di atas empat meter. Untuk di bawah empat meter ditangani Kecamatan. Kemudian ada Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkin), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang khusus menangani penerangan di area pemakaman,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan, pada tahun sebelumnya Pemkot Balikpapan mendapat dukungan anggaran sebesar Rp124 miliar dari bantuan keuangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) serta tambahan sekitar Rp50 miliar untuk program PJU di wilayah kota. (yud)






