Lintasbalikpapan.com, PENAJAM PASER UTARA — Memastikan oli yang digunakan pada sepeda motor bukan sekadar soal memilih produk, tetapi juga memastikan keasliannya. Sebab, produk yang tidak sesuai standar dapat menjadi persoalan bagi konsumen yang ingin menjaga performa kendaraannya.
Menyikapi hal tersebut, Astra Motor Kaltim 1 menggelar sosialisasi cara mengenali keaslian oli Honda melalui pemindaian QR Code menggunakan aplikasi Motorku X di wilayah Penajam Paser Utara (PPU).
Edukasi tersebut mengajak konsumen untuk tidak hanya melihat kemasan ketika membeli oli, tetapi melakukan pengecekan tambahan melalui fitur digital yang tersedia. Dengan memindai QR Code pada kemasan, konsumen dapat melakukan pemeriksaan keaslian produk secara lebih praktis.
Dalam kegiatan tersebut, tim Astra Motor Kaltim 1 memberikan panduan langsung kepada konsumen mengenai tahapan pemindaian. Konsumen juga diperkenalkan dengan sejumlah kemudahan yang tersedia melalui aplikasi Motorku X sebagai salah satu sarana digital untuk mendukung kebutuhan pengguna Honda.
Langkah ini menjadi penting di tengah semakin beragamnya produk pelumas yang beredar di pasaran. Konsumen diharapkan memiliki kebiasaan untuk melakukan verifikasi sebelum menggunakan produk, terutama ketika membeli oli di luar jaringan layanan resmi.
Tidak hanya dilakukan melalui kegiatan tatap muka, edukasi tersebut juga diperluas melalui jaringan AHASS. Astra Motor Kaltim 1 memasang poster sosialisasi mengenai cara melakukan pemindaian QR Code oli di setiap AHASS.
Poster tersebut menjadi pengingat visual bagi konsumen ketika datang untuk melakukan perawatan kendaraan. Dengan informasi yang tersedia di area layanan, konsumen dapat mengetahui bahwa keaslian oli juga menjadi bagian dari upaya menjaga kendaraan tetap terawat.
Bagi konsumen, langkah pengecekan sebenarnya cukup sederhana. Kemasan oli yang memiliki QR Code dapat dipindai menggunakan aplikasi Motorku X sehingga proses verifikasi bisa dilakukan secara langsung.
Edukasi tersebut sekaligus mendorong konsumen untuk lebih kritis sebelum menggunakan produk. Memilih oli tidak cukup hanya berdasarkan harga atau kemasan yang terlihat meyakinkan, tetapi juga perlu memastikan produk yang digunakan benar-benar sesuai dan terjamin keasliannya.
Astra Motor Kaltim 1 berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap kemungkinan beredarnya oli palsu sekaligus memperluas pemanfaatan layanan digital Motorku X.
Upaya tersebut juga menjadi bagian dari pelayanan purnajual yang tidak hanya berfokus pada servis kendaraan. Edukasi kepada konsumen ditempatkan sebagai bagian penting agar pengguna Honda memiliki pengetahuan yang cukup dalam merawat kendaraan mereka.
Dengan melibatkan konsumen, tim layanan dan jaringan AHASS, Astra Motor Kaltim 1 mendorong terciptanya kebiasaan baru dalam memilih produk perawatan kendaraan: bukan hanya membeli, tetapi memastikan terlebih dahulu apa yang digunakan untuk mesin. (*)






