Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta mulai menunjukkan bentuk permainan yang lebih menjanjikan menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027. Setelah menjalani pemusatan latihan selama hampir dua pekan di Thailand, tim berjuluk Macan Kemayoran itu dinilai mengalami perkembangan cukup signifikan.
Shin Tae-yong melihat peningkatan tersebut bukan hanya dari sisi fisik, tetapi juga bagaimana pemain memahami pola permainan yang sedang di bangun. Menariknya, pelatih Persija itu belum menganggap timnya berada pada kondisi terbaik. Masih ada ruang untuk melakukan penyempurnaan sebelum kompetisi resmi di mulai.
Shin Tae-yong Sebut Persija Jakarta Sudah di Level 70–80 Persen
Pemusatan latihan Persija Jakarta di Thailand pada 10–23 Agustus 2026 menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi musim baru. Dalam periode tersebut, tim pelatih mendapatkan kesempatan untuk menguji kondisi fisik sekaligus melihat seberapa jauh pemain mampu menerapkan instruksi taktik.
Menurut Shin Tae-yong, progres yang di perlihatkan anak asuhnya sudah berada di kisaran 70–80 persen. Angka tersebut tentu belum menjadi garis akhir karena masih ada beberapa aspek yang harus di matangkan.
Dua pertandingan uji coba melawan Police Tero dan Chiangrai United juga memberikan gambaran mengenai perkembangan tim. Bagi Shin Tae-yong, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran. Justru kemampuan pemain menjaga stamina dan menjalankan skema permainan menjadi perhatian utama.
Dengan waktu persiapan yang semakin pendek, dua aspek tersebut bisa menjadi modal penting Persija untuk menghadapi persaingan panjang di Super League.
Enam Pemain Timnas Bikin Persija Makin Solid
Salah satu perubahan besar dalam komposisi Persija terjadi setelah enam pemain yang sebelumnya membela Timnas Indonesia bergabung dengan skuad. Mereka adalah Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannan.
Keenam pemain tersebut memang tidak mengikuti seluruh rangkaian persiapan awal karena menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia di ASEAN Championship 2026. Mereka baru bergabung ketika pemusatan latihan Persija sudah memasuki hari kelima.
Meski datang belakangan, kehadiran mereka justru memberikan tambahan kekuatan. Shin Tae-yong menilai para pemain timnas mampu beradaptasi dengan cepat dan langsung menyatu dengan rekan-rekan yang lebih dahulu menjalani latihan.
Hal tersebut menjadi kabar positif bagi Persija. Minimnya jarak adaptasi membuat tim bisa lebih cepat berkonsentrasi pada penyempurnaan permainan, bukan kembali membangun chemistry dari awal.
Brisbane Roar Jadi Tes Terakhir Sebelum Kompetisi
Persija masih memiliki satu agenda penting sebelum benar-benar memasuki persaingan musim 2026/2027. Macan Kemayoran dijadwalkan menghadapi Brisbane Roar di Jakarta International Stadium pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pertandingan tersebut bisa menjadi kesempatan bagi Shin Tae-yong untuk mengukur hasil pemusatan latihan di Thailand secara lebih menyeluruh. Bukan sekadar mencari kemenangan, laga ini berpotensi menjadi panggung untuk melihat kesiapan fisik, koordinasi antarpemain, serta konsistensi menjalankan taktik.
Jika progres 70–80 persen terus berlanjut, Persija punya peluang menutup masa pramusim dengan kepercayaan diri lebih tinggi. Namun, penyempurnaan detail kecil tetap menjadi pekerjaan rumah sebelum kompetisi resmi dimulai.
Bagi Persija, persiapan kali ini bukan hanya tentang seberapa cepat tim tampil bagus, tetapi seberapa siap mereka mempertahankan performa ketika tekanan kompetisi sesungguhnya dimulai.









