Lintasbalikpapan.com – Real Madrid kembali menunjukkan hasil positif dalam rangkaian pramusim 2026/2027. Los Blancos berhasil mengalahkan Deportivo La Coruna dengan skor 1-0 pada laga Teresa Herrera Trophy di Estadio Abanca-Riazor, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.
Satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut di cetak Brahim Diaz pada penghujung babak pertama. Menariknya, gol itu lahir dari skema serangan balik cepat yang diawali oleh distribusi bola kiper Andriy Lunin.
Kemenangan tersebut terasa spesial karena Real Madrid akhirnya kembali mengangkat trofi Teresa Herrera setelah terakhir kali tampil dalam turnamen tersebut pada 2013. Dengan demikian, Los Blancos kini mengoleksi 10 gelar dari ajang klasik yang di gelar oleh Deportivo La Coruna tersebut.
Hasil ini juga memperpanjang catatan positif Madrid bersama Jose Mourinho. Dari tiga pertandingan pramusim, Madrid belum sekalipun mengalami kekalahan. Sebelumnya, mereka bermain 2-2 melawan Fiorentina dan menang 2-1 atas Ferencváros.
Brahim Diaz Jadi Pembeda dalam Laga yang Ketat
Sejak pertandingan dimulai, Real Madrid berusaha mengontrol permainan melalui penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak otomatis membuat mereka mudah menciptakan peluang. Deportivo tampil cukup disiplin dan mampu mempersempit ruang gerak pemain Madrid, terutama di area tengah.
Salah satu peluang terbaik Madrid datang melalui Endrick. Umpan Arda Guler mengarah ke area berbahaya dan langsung di sambut tembakan ke sudut jauh. Sayangnya bagi Madrid, kiper Deportivo Leo Roman mampu mengamankan bola.
Denzel Dumfries juga beberapa kali memperlihatkan kecepatan dari sisi kanan. Sementara Vinicius Jr harus bekerja lebih keras karena terus mendapatkan perhatian dari lini pertahanan tuan rumah. Gol akhirnya hadir pada menit tambahan babak pertama. Bermula dari sepak pojok Deportivo, Lunin berhasil mengamankan bola. Alih-alih memperlambat permainan, sang kiper langsung mengirimkan bola ke depan.
Situasi tersebut berubah menjadi serangan balik cepat. Brahim Diaz memanfaatkan ruang yang terbuka, berlari menuju pertahanan Deportivo, lalu menyelesaikan peluang dengan tenang. Madrid pun memasuki jeda dengan keunggulan 1-0.
Mourinho Uji Kedalaman Skuad Real Madrid, Lunin Tampil Menentukan
Memasuki babak kedua, Mourinho melakukan sejumlah perubahan untuk menjaga intensitas permainan. Federico Valverde, Trent Alexander-Arnold, Carlos Espi, dan Mario Rivas mendapatkan kesempatan bermain. Perubahan tersebut membuat permainan Madrid terlihat lebih agresif. Valverde memberikan tenaga tambahan di lini tengah, sedangkan beberapa pemain muda memperoleh ruang untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Carlos Espi sempat mencetak gol pada menit ke-57, tetapi wasit menganulirnya karena posisi offside. Ia kembali memiliki peluang melalui sundulan setelah menerima umpan Trent, namun bola masih melewati mistar.
Deportivo kemudian meningkatkan tekanan menjelang pertandingan berakhir. Kondisi ini membuat Lunin menjadi salah satu pemain penting Madrid. Kiper asal Ukraina tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan untuk mempertahankan keunggulan timnya.
Pada fase akhir laga, Lunin bahkan menggagalkan tembakan Miguel Loureiro sebelum kembali menghentikan sundulan Dani Barcia dari bola rebound. Madrid akhirnya mampu mempertahankan skor 1-0 hingga peluit panjang.
Bagi Mourinho, pertandingan ini bukan hanya tentang mengoleksi trofi. Pramusim menjadi kesempatan untuk membangun kebugaran, mencoba komposisi pemain, sekaligus menemukan pola permainan yang paling sesuai sebelum kompetisi resmi dimulai.
Madrid masih memiliki satu pertandingan pramusim menghadapi FC Schalke. Setelah itu, fokus Los Blancos akan beralih ke La Liga. Mereka dijadwalkan memulai perjalanan liga dengan menghadapi Espanyol pada 23 Agustus mendatang.
Dengan skuad yang secara bertahap mulai lengkap, kemenangan atas Deportivo menjadi modal positif bagi Madrid. Hasil 1-0 mungkin terlihat sederhana, tetapi kemampuan mempertahankan keunggulan dalam pertandingan ketat justru bisa menjadi bekal penting menghadapi musim yang panjang.












