Lintasbalikpapan.com – Persija Jakarta sekali lagi membuktikan statusnya sebagai salah satu klub dengan kontribusi terbesar bagi Timnas Indonesia. Menjelang bergulirnya Piala AFF 2026, klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut melepas enam pemain Persija untuk mengikuti pemusatan latihan (training camp/TC) bersama skuad Garuda di Bali.
Enam nama yang mendapat kepercayaan adalah Rizky Ridho, Donny Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, Jordi Amat, dan Mauro Zijlstra. Mereka dijadwalkan menjalani pemusatan latihan tahap pertama pada 5 hingga 11 Juli 2026 sebagai bagian dari program persiapan menuju turnamen terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut.
Bagi Persija, jumlah pemain yang di panggil bukan sekadar angka. Hal ini menjadi bukti bahwa kualitas pembinaan pemain di klub ibu kota terus mendapat pengakuan dari tim pelatih Timnas Indonesia. Kehadiran pemain dengan pengalaman berbeda, mulai dari pemain muda hingga senior, membuat skuad Garuda memiliki pilihan yang lebih beragam.
Dominasi Pemain Liga Indonesia Jadi Keuntungan Timnas
Menariknya, komposisi Timnas Indonesia kali ini di perkirakan akan lebih banyak di isi pemain yang berkarier di kompetisi domestik. Kondisi tersebut bukan tanpa alasan. Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi FIFA sehingga klub-klub luar negeri tidak di wajibkan melepas pemain yang mereka miliki.
Situasi ini justru membuka kesempatan besar bagi para pemain Liga Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya di level internasional. Mereka memiliki peluang lebih besar mendapatkan menit bermain sekaligus membuktikan bahwa kompetisi dalam negeri mampu menghasilkan pemain yang kompetitif.
Demi mendukung fokus Timnas Indonesia, operator liga juga melakukan penyesuaian jadwal kompetisi. Kickoff Super League musim 2026/2027 resmi di undur hingga September agar tidak berbenturan dengan agenda Piala AFF. Langkah ini menunjukkan adanya sinergi antara federasi, operator liga, dan klub demi memberikan persiapan yang lebih maksimal bagi skuad Garuda.
Jika persiapan berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia memiliki peluang tampil lebih solid. Waktu latihan yang lebih panjang memungkinkan pelatih membangun chemistry antarpemain sekaligus mematangkan strategi sebelum menghadapi lawan-lawan di Asia Tenggara.
Persiapan Matang Pemain Persija Jadi Modal Penting Menuju Piala AFF 2026
Keberangkatan enam pemain Persija ke Bali bukan hanya menjadi kebanggaan bagi klub. Tetapi juga memberikan sinyal positif mengenai kesiapan Timnas Indonesia menghadapi persaingan di Piala AFF 2026.
Rizky Ridho dan Jordi Amat di harapkan menjadi tembok kokoh di lini belakang berkat pengalaman mereka. Sementara Donny Tri Pamungkas dan Rayhan Hannan membawa energi baru dari generasi muda yang tengah berkembang pesat. Di sisi lain, Shayne Pattynama memberikan opsi tambahan di sektor sayap, sedangkan Mauro Zijlstra menjadi salah satu pemain yang menarik perhatian karena potensinya di lini depan.
Dari sudut pandang pengembangan sepak bola nasional, semakin banyak klub yang menyumbangkan pemain ke Timnas menunjukkan bahwa kualitas kompetisi Indonesia perlahan semakin merata. Persaingan sehat antar pemain juga membuat pelatih memiliki lebih banyak alternatif dalam menentukan skuad terbaik.
Selain fokus menghadapi Piala AFF, kawasan Asia Tenggara juga di perkirakan akan memiliki agenda internasional baru berupa FIFA ASEAN Cup setelah turnamen tersebut selesai. Walaupun belum diumumkan secara resmi, wacana itu menunjukkan bahwa persaingan sepak bola di kawasan ini di prediksi akan semakin kompetitif dalam beberapa tahun ke depan.
Kini, perhatian publik tertuju pada pemusatan latihan di Bali. Jika proses adaptasi dan persiapan berjalan lancar, Timnas Indonesia berpeluang tampil lebih percaya diri saat Piala AFF 2026 dimulai. Dukungan dari klub-klub seperti Persija Jakarta menjadi fondasi penting untuk membangun skuad Garuda yang lebih solid dan siap bersaing demi meraih prestasi terbaik.











