Lintasbalikpapan.com – Timnas Spanyol menunjukkan kelasnya sebagai salah satu favorit juara Piala Dunia 2026 setelah membungkam Arab Saudi dengan skor meyakinkan 4-0. Pertandingan Grup H yang berlangsung di Atlanta pada Minggu (21/6) waktu setempat itu menjadi panggung dominasi La Furia Roja sejak menit-menit awal.
Kecepatan permainan serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang membuat skuad asuhan Luis de la Fuente mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Arab Saudi yang mencoba memberikan perlawanan justru kesulitan keluar dari tekanan yang terus di berikan Spanyol.
Awal Gemilang Spanyol Lewat Tiga Gol Cepat
Sejak peluit kick-off di bunyikan, Spanyol langsung mengambil inisiatif menyerang. Strategi tersebut terbukti efektif setelah Lamine Yamal membuka keunggulan pada menit ke-10. Pemain muda berbakat itu berhasil menyambut umpan mendatar dari Mikel Oyarzabal dan mengarahkan bola ke sudut gawang yang tak mampu di jangkau Mohammed Al Owais.
Tak berhenti sampai di situ, Spanyol semakin memperbesar tekanan. Mikel Oyarzabal kemudian mencuri perhatian dengan mencetak dua gol dalam rentang waktu yang sangat singkat.
Gol pertamanya lahir pada menit ke-21 setelah memanfaatkan bola kiriman Aymeric Laporte. Hanya berselang tiga menit, penyerang Real Sociedad tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini ia menyelesaikan umpan sundulan Dani Olmo dengan penyelesaian sederhana dari jarak dekat.
Keunggulan tiga gol dalam waktu 24 menit membuat Spanyol semakin nyaman mengendalikan permainan. Arab Saudi sendiri tampak kesulitan membangun serangan karena rapatnya lini tengah dan pertahanan lawan.
Rotasi Pemain Tidak Mengurangi Ketajaman La Furia Roja
Memasuki babak kedua, Luis de la Fuente melakukan sejumlah pergantian pemain. Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal di tarik keluar untuk memberi kesempatan kepada Ferran Torres dan Yeremy Pino.
Meski beberapa pemain inti di istirahatkan, kualitas permainan Spanyol tidak mengalami penurunan. Baru empat menit babak kedua berjalan, gol keempat tercipta. Berawal dari upaya Marc Cucurella, bola mengenai Hassan Al Tombakti dan berubah arah sehingga menghasilkan gol bunuh diri yang semakin memperlebar keunggulan menjadi 4-0.
Pelatih Spanyol kemudian kembali melakukan rotasi dengan memasukkan Mikel Merino serta Nico Williams. Langkah tersebut menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki La Furia Roja, di mana pemain pelapis tetap mampu menjaga tempo permainan dan intensitas serangan.
Pada masa injury time, Ferran Torres sebenarnya sempat mencetak gol tambahan setelah menerima umpan matang dari Pedro Porro. Namun, setelah ditinjau melalui teknologi VAR, gol tersebut dianulir karena adanya pelanggaran dalam proses terciptanya gol.
Kemenangan Besar Menguatkan Status Spanyol sebagai Kandidat Juara
Hasil telak ini menjadi bukti bahwa Spanyol memiliki kekuatan merata di semua lini. Selain tajam di depan, mereka juga mampu menjaga pertahanan tetap solid sepanjang pertandingan.
Penampilan gemilang Lamine Yamal dan Mikel Oyarzabal menjadi salah satu faktor utama di balik kemenangan besar tersebut. Di sisi lain, Arab Saudi harus segera berbenah agar peluang mereka untuk melangkah ke fase berikutnya tetap terbuka.
Dengan kemenangan 4-0 ini, Spanyol semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. Konsistensi permainan serta kedalaman skuad menjadi modal penting bagi La Furia Roja untuk melangkah lebih jauh di turnamen paling bergengsi tersebut.












