Lintasbalikpapan.com – Pertandingan penutup BRI Super League 2025/2026 antara Borneo FC melawan Malut United diprediksi berjalan berat sebelah. Duel yang berlangsung di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (23/5/2026), menjadi kesempatan emas bagi Pesut Etam untuk mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.
Keuntungan besar berada di kubu tuan rumah setelah Malut United datang dengan skuad yang tidak lengkap. Tim asal Maluku Utara itu harus kehilangan banyak pemain penting yang selama ini menjadi tulang punggung permainan mereka.
Beberapa nama seperti Yakob Sayuri, Yance Sayuri, Lucas Cardoso, hingga Wbeymar Angulo dipastikan absen akibat hukuman akumulasi kartu. Situasi makin sulit karena Alan Jose dan Tyronne del Pino masih mengalami cedera. Selain itu, Igor Inocencio juga tidak ikut dalam lawatan ke Samarinda karena urusan keluarga.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengakui kondisi timnya memang tidak ideal. Bahkan, mereka hanya membawa 16 pemain untuk laga terakhir musim ini. Meski begitu, ia memastikan seluruh pemain yang dibawa tetap siap memberikan perlawanan.
Kondisi tersebut tentu menjadi keuntungan besar bagi Borneo FC yang masih menjaga asa untuk bersaing di papan atas klasemen. Bermain di kandang sendiri dengan dukungan penuh suporter membuat mental pemain Pesut Etam di prediksi semakin percaya diri.
David da Silva Incar Tambahan Gol dan Kemenangan Untuk Malut United
Salah satu sorotan utama dalam laga ini tertuju pada penyerang Malut United, David da Silva. Meski timnya datang dengan keterbatasan pemain, striker asal Brasil itu tetap optimistis bisa memberikan kontribusi maksimal.
David da Silva saat ini masih memimpin daftar pencetak gol terbanyak musim 2025/2026 dengan koleksi 23 gol dari 32 pertandingan. Catatan tersebut membuatnya unggul dari beberapa pesaing lain di daftar top skor.
Laga melawan Borneo FC menjadi kesempatan penting bagi David untuk semakin mengukuhkan posisinya sebagai top skor liga. Ia menegaskan bahwa tugas utama seorang penyerang adalah mencetak gol dan membantu tim meraih hasil terbaik.
Di sisi lain, Borneo FC juga memiliki motivasi tinggi untuk menutup musim dengan kemenangan. Selain menjaga peluang finis di posisi terbaik, kemenangan di Stadion Segiri akan menjadi hadiah spesial bagi para pendukung setia mereka.
Atmosfer pertandingan di perkirakan berlangsung sengit meski Malut United kehilangan banyak pemain inti. Pengalaman dan kualitas David da Silva tetap bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan tuan rumah.
Perebutan Posisi Klasemen Masih Memanas
Pertandingan ini bukan sekadar laga formalitas penutup musim. Hasil akhir pertandingan akan memengaruhi posisi kedua tim di klasemen akhir BRI Super League 2025/2026.
Saat ini, Malut United berada di peringkat kelima dengan koleksi 53 poin. Mereka masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi jika mampu mencuri poin dari kandang Borneo FC. Namun persaingan sangat ketat karena Dewa United memiliki jumlah poin yang sama di bawah mereka.
Sementara itu, Borneo FC masih ingin menjaga peluang finis di papan atas sekaligus memberikan penampilan terbaik di depan publik Samarinda. Bermain agresif sejak menit awal kemungkinan akan menjadi strategi utama Pesut Etam untuk memanfaatkan kondisi lawan yang tidak tampil dengan kekuatan penuh.
Meski secara materi pemain Borneo FC lebih di unggulkan, Malut United dipastikan tetap berusaha memberikan kejutan. Hendri Susilo menegaskan bahwa timnya datang dengan target mencuri poin meski situasi skuad sedang tidak ideal.
Dengan kondisi kedua tim saat ini, laga diprediksi akan berjalan menarik. Borneo FC memiliki keuntungan besar dari sisi komposisi pemain dan dukungan suporter, sedangkan Malut United mengandalkan semangat juang serta ketajaman David da Silva untuk mencuri hasil positif di laga terakhir musim ini.









