Lintasbalikpapan.com – Penantian panjang Al Nassr akhirnya terbayar lunas. Klub asal Riyadh tersebut sukses mengunci gelar juara Liga Arab Saudi musim 2025/2026 setelah menang meyakinkan 4-1 atas Damac pada pekan terakhir kompetisi.
Laga yang berlangsung di Alawwal Park, Jumat dini hari WIB, menjadi malam penuh emosi bagi para pendukung tuan rumah. Kemenangan itu memastikan Al Nassr finis di puncak klasemen dengan koleksi 86 poin, unggul tipis dari rival terdekat mereka, Al Hilal.
Kesuksesan ini terasa semakin spesial karena menjadi trofi liga pertama Cristiano Ronaldo sejak bergabung dengan Al Nassr empat musim lalu. Selama beberapa musim terakhir, Ronaldo memang terus menjadi sorotan, namun gelar liga selalu terasa sulit diraih. Kini, semua penantian tersebut akhirnya terbayar.
Di sisi lain, hasil pahit harus diterima Damac. Kekalahan telak membuat mereka turun ke posisi 16 klasemen dan resmi terdegradasi setelah disalip Al Riyadh.
Cristiano Ronaldo Jadi Pembeda di Laga Penentuan Al Nassr
Sejak menit awal, Ronaldo dkk langsung tampil agresif. Mereka tidak ingin memberi kesempatan Damac untuk mengembangkan permainan. Tekanan demi tekanan membuat tim tamu lebih banyak bertahan sepanjang babak pertama. Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-33 lewat aksi Sadio Mane. Mantan pemain Liverpool itu sukses menanduk bola hasil sepak pojok dan membuat stadion bergemuruh.
Masuk ke babak kedua, dominasi Al Nassr semakin terlihat. Kingsley Coman menggandakan keunggulan lewat tembakan akurat dari luar kotak penalti pada menit ke-51. Damac sempat memberi harapan setelah mendapatkan penalti akibat handball Mohamed Simakan yang terdeteksi VAR. Morlaye Sylla menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil skor menjadi 2-1. Namun setelah itu, panggung benar-benar menjadi milik Cristiano Ronaldo.
Bintang asal Portugal tersebut mencetak gol ketiga Al Nassr melalui penyelesaian tajam dari sudut sempit pada menit ke-62. Tidak berhenti di situ, Ronaldo kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-80 lewat sontekan jarak dekat yang memastikan kemenangan 4-1.
Dua gol itu bukan hanya mengunci kemenangan, tetapi juga menegaskan peran Ronaldo sebagai sosok penting di balik keberhasilan Al Nassr musim ini.
Al Hilal Gagal Juara Meski Tak Terkalahkan
Drama perebutan gelar musim ini sebenarnya berlangsung hingga pekan terakhir. Al Hilal juga meraih kemenangan 1-0 atas Al Feiha dan bahkan mencatatkan rekor impresif sebagai satu-satunya tim yang tidak terkalahkan sepanjang musim. Sayangnya, hasil tersebut tetap belum cukup untuk merebut trofi juara. Mereka harus puas finis di posisi kedua dengan 84 poin, terpaut dua angka dari Al Nassr.
Kondisi ini menjadi bukti bahwa konsistensi meraih kemenangan tetap lebih menentukan dibanding sekadar menjaga rekor tanpa kalah. Ronaldo dkk tampil lebih efektif di momen-momen penting dan berhasil memanfaatkan setiap peluang untuk mengamankan poin penuh.
Keberhasilan Al Nassr musim ini juga memperlihatkan bagaimana kombinasi pemain berpengalaman seperti Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, hingga Kingsley Coman mampu membawa perubahan besar dalam tim.
Bagi Ronaldo pribadi, trofi ini menjadi jawaban atas berbagai kritik yang sempat muncul sejak kepindahannya ke Arab Saudi. Meski usianya tidak lagi muda, ia tetap mampu tampil tajam dan menjadi penentu di laga-laga penting.
Kini, Al Nassr tidak hanya sukses menguasai Liga Arab Saudi, tetapi juga semakin diperhitungkan sebagai salah satu klub paling kuat di kawasan Asia.












