Lintasbalikpapan.com – Persaingan gelar Saudi Pro League musim ini masih belum selesai. Al Nassr yang sudah berada di ambang juara harus menahan rasa kecewa setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan rival besarnya, Al Hilal.
Duel panas yang berlangsung di Al Awwal Park, Riyadh, Rabu dini hari WIB itu sebenarnya sempat berjalan sesuai rencana untuk Cristiano Ronaldo dan kolega. Namun sepak bola memang penuh drama. Saat kemenangan sudah terlihat di depan mata, sebuah kesalahan di menit-menit akhir membuat Al Nassr gagal mengunci trofi lebih cepat.
Al Nassr Sempat Tampil Meyakinkan di Babak Pertama
Bermain di depan pendukung sendiri, Al Nassr langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Mereka sadar kemenangan akan menjadi tiket resmi untuk memastikan gelar juara Saudi Pro League musim ini. Al Hilal juga bukan lawan sembarangan. Tim tamu bermain disiplin dan mencoba menahan tekanan lewat permainan cepat dari sisi sayap. Meski begitu, Al Nassr tetap mampu menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Gol yang ditunggu akhirnya hadir pada menit ke-37. Bek tangguh Mohamed Simakan sukses memanfaatkan situasi di depan gawang dan membawa Ronaldo dkk unggul 1-0. Stadion langsung bergemuruh karena publik tuan rumah mulai percaya pesta juara tinggal menunggu waktu.
Keunggulan itu bertahan hingga turun minum. Di atas kertas, Ronaldo dkk terlihat lebih siap untuk menutup laga dengan kemenangan penting.
Drama Injury Time Buyarkan Pesta Juara
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan berubah lebih ketat. Al Hilal mulai berani keluar menyerang demi mencari gol penyama kedudukan. Sementara Ronaldo dkk terlihat lebih berhati-hati dan fokus menjaga keunggulan.
Sayangnya, strategi bertahan itu justru membuat tekanan terus datang ke area pertahanan mereka. Beberapa peluang Al Hilal sempat membuat lini belakang Al Nassr kerepotan. Petaka akhirnya terjadi di masa injury time. Berawal dari lemparan ke dalam jarak jauh, kiper Al Nassr, Bento, melakukan kesalahan fatal saat mencoba mengantisipasi bola. Bukannya mengamankan situasi, bola malah masuk ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 dan langsung menghancurkan harapan Al Nassr untuk merayakan gelar malam itu juga. Momen itu menjadi salah satu kejadian paling dramatis di akhir musim Saudi Pro League. Karena hanya dalam hitungan detik, suasana stadion berubah dari penuh selebrasi menjadi penuh kekecewaan.
Peluang Juara Masih Terbuka untuk Al Nassr
Meski gagal menang, peluang Ronaldo dkk untuk menjadi juara sebenarnya masih sangat besar. Saat ini mereka mengoleksi 83 poin dari 33 pertandingan dan masih unggul lima angka atas Al Hilal. Namun situasinya belum sepenuhnya aman karena Al Hilal masih memiliki dua pertandingan tersisa. Sementara Al Nassr tinggal menyisakan satu laga terakhir melawan Damac.
Artinya, Cristiano Ronaldo dan rekan-rekan tetap wajib fokus hingga pekan terakhir kompetisi. Jika kembali kehilangan poin, tekanan bisa semakin besar. Di sisi lain, hasil imbang ini juga menunjukkan bahwa persaingan Saudi Pro League semakin kompetitif. Kehadiran banyak pemain bintang dunia membuat setiap pertandingan terasa sulit diprediksi.
Bagi Ronaldo dkk, laga melawan Damac nanti akan menjadi pertandingan paling menentukan musim ini. Para pendukung tentu berharap tim kesayangan mereka bisa segera memastikan gelar dan menutup musim dengan sempurna.
Satu hal yang pasti, duel Al Nassr vs Al Hilal kali ini kembali membuktikan bahwa rivalitas dua klub besar Arab Saudi selalu menghadirkan drama yang sulit dilupakan.









